Cheap NFL Jerseys From China Wholesale Jerseys

Manggarai

Sabtu, 21 November 2020 - 10:22 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Jenazah korban, Dionisius Karjo, di ruang jenazah RSUD Ben Mboy Ruteng. (Foto: Ist)

Jenazah korban, Dionisius Karjo, di ruang jenazah RSUD Ben Mboy Ruteng. (Foto: Ist)

Pria Asal Poco Ranaka Meregang Nyawa di Bendungan Wae Ces

Manggarai, Floreseditorial.com – Dionisius Karjo (18), pemuda asal Tolok, Desa Lenang, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia usai motor yang Ia kendarai bersama kedua orang temannya, terjun ke dalam Bendungan Wae Ces, di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, pada Jumat (20/11/2020) sekitar pukul 18.30 Wita.

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Bagus Suhartono, menjelaskan, menurut saksi mata, Ogianus Nelson, Asal Tolok, Desa Lenang, Kecamatan Poco Ranaka, kejadian bermula ketika, Dionisius Karjo (18) bersama Hendrikus Mulayadi, yang dibonceng oleh temanya, Stefanus Habun (21), melintasi Bendungan Wae Ces menggunakan sepeda motor Yamaha Yupiter MX EB 3453 PB.

“Saat melintas di area tepi bendungan, pengendara motor yakni, Stefanus Habun (21), tidak mampu menjaga keseimbangan hingga motor yang dikendarai tergelincir dan jatuh ke dalam air bendungan bersama mereka,” ungkapnya.

Korban kemudian dievakuasi oleh masyarakat di sekitar lokasi kejadian, dan langsung dibawa ke RSUD Ben Mboi Ruteng sekitar pukul 18.45 Wita.

Dari hasil pemeriksaan, dr. Yohana Agustin Rosalry Baeng, yang menangani korban, mengatakan, korban Dionsius Karjo, dinyatakan meninggal dunia akibat banyaknya air ke dalam paru-paru.

“Kedua temannya mengalami luka benturan dan saat ini masih dalam perawatan,” katanya.

Hingga kini, jenazah korban masih berada di ruangan Jenazah RSUD Ben Mboi Ruteng, menunggu kedatangan pihak keluarga yang sementara dalam perjalanan menuju rumah sakit. (val)

Artikel ini telah dibaca 2761 kali

Baca Lainnya