Cheap NFL Jerseys From China Cheap Jerseys Wholesale Jerseys

Headline Manggarai

Minggu, 2 Agustus 2020 - 20:53 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Desa Robek, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai belum memiliki jaringan telekomunikasi. (Foto: FEC Media)

Desa Robek, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai belum memiliki jaringan telekomunikasi. (Foto: FEC Media)

Warga Robek Rindukan Jaringan Telekomunikasi

Reok, floreseditorial.com – Warga Robek, Desa Robek, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai rindukan jaringan telekomunikasi. Sebab, sampai saat ini, komunikasi antara sesama warga menggunakan sarana handphone, tidak berjalan semestinya. Warga harus cari signal beberapa kilometer dari kampung itu, guna memenuhi kebutuhan berkomunikasi dengan keluarga di luar daerah.

Pastor Paroki Robek, Rm. Lazarus Jonta, Pr. menyampaikan hal itu saat ditemui floreseditorial.com, Minggu (2/8/2020).

Menurutnya, wilayah Paroki Robek meliputi sembilan stasi dan enam desa. Tidak semua wilayah memiliki jaringan telpon. Hanya beberapa titik wilayah yang memiliki jaringan telpon, itu pun timbul tenggelam. Untuk melancarkan komunikasi, warga harus berjalan kaki beberepa kilometer guna mencari signal handphone.

Menyikapi hal itu, jelas Rm. Lazarus, pihaknya pernah berkomunikasi dengan, Roman Lendong, selaku pihak yang berurusan dengan komunikasi publik. Selain itu, berkomunikasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Jhonny G. Plate. Namun, hingga saat ini belum ada jawaban. Akibatnya, warga tetap kesulitan dalam komunikasi. Bahkan, pihaknya sudah ajukan proposal guna mencukupi kebutuhan jaringan telpon, namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Komunikasi sudah saya lakukan. Bahkan saya ajukan proposal. Namun sampai saat ini belum ada realisasinya. Umat berharap pemerintah bisa perhatikan kebutuhan itu, guna melancarkan komunikasi antar sesama. Apalagi siswa yang membutuhkan jaringan internet,” katanya.

Yang paling menyedihkan, demikian Rm. Lazarus, saat warga terdesak kebutuhan penting. Warga harus mencari beberapa titik lokasi berpindah dari satu tempat ke tempat lain guna memenuhi kebutuhan komunikasi itu.

Salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, mengaku kesal dengan pemerintah. Terutama, utusan mereka yang saat ini menduduki jabatan penting di Jakarta. Seharusnya, jabatan penting seperti itu memudahkan langkah konkret membantu masyarakat kecil.

“Kami berharap, Pak Jhonny Plate, bisa perhatikan. Kami dukung sepenuhnya saat pemilihan legislatif beberepa waktu lalu. Apalagi, Pak Jhonny Plate, orang Reo,” pinta warga itu. *(klb)

Artikel ini telah dibaca 426 kali

Baca Lainnya
x