Nagekeo Pendidikan

Senin, 18 Mei 2020 - 21:54 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Jaringan Internet Terganggu Siswa SMA Maupunggo ‘Panjat’ Tebing Curam

Floreseditorial.com, Mauponggo – Siswa-siswi SMAN 1 Mauponggo, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, mengeluh jaringan internet yang sering macet. Padahal mereka sangat membutuhkan kenyamanan jaringan internet, saat belajar mengajar secara online berlangsung selama pandemi covid-19 masih merebak. Untuk mendukung kenyamanan belajar dan terjaminnya jaringan internet, terpaksa siswa sekolah itu harus panjat tebing curam.

Simplianus Mere Wegu, siswa SMA Negeri 1 Mauponggo menyampaikan hal itu kepada floreseditorial.com, saat berjumpa di bibir Pantai Mauponggo, Senin (18/5/2020). Dia menyampaikan hal itu agar manajemen pengelolaan jaringan internet dapat memperbaiki jaringan internet di wilayah pedesaan itu.

Dia menjelaskan, sejak pandemi covid-19 merebak, manajemen sekolah setempat menetapkan kebijakan belajar mengajar berlangsung secara online. Namun kebijakan tersebut, lanjutnya, menimbulkan persoalan baru bagi para siswa/i di sekolah itu. Terutama, tuturnya, jaringan internet yang sering terganggu sehingga materi pembelajaran yang disajikan secara online itu tidak bisa diikuti secara baik.

Apabila harus dalami materi yang disajikan para guru yang sifatnya mendesak, tepaksa para siswa menempuh perjalanan hingga belasan kilo meter, naik gurun bahkan melintasi tebing curam agar dapat mengakses internet secara memadai.

“Bukan hanya jalan kaki belasan kilo meter, kami harus mendaki hingga puncak gunung, sisir tebing-tebing curam agar koneksi internet bisa diakses dengan baik,” katanya.

Dia menambahkan, beberapa siswa di sekolah lain dalam wilayah Mauponggo harus melintasi hutan belantara dan tebing yang curam agar bisa mengakses jaringan internet. Apabila tidak menempuh cara itu, maka pelajaran tidak bisa diikuti dengan baik.

“Ada kawan lain ke gunung cari jaringan internet. Biar mendaki terpaksa harus jalan kuatir tidak bisa kerja soal dan kumpul pekerjaan. Sebab jika tidak kumpul pekerjaan praktis tidak dapat nilai. Yang lebih menyedihkan lagi sudah jalan jauh, jaringan internet terputus-putus bahkan mati total. Terpaksa kami harus berjam-jam di pegunungan menunggu jaringan internet normal,” katanya.

Penulis: Mondo
Editor: Kanis Lina Bana

Artikel ini telah dibaca 243 kali

Baca Lainnya
x