Nasional

Sabtu, 29 Juni 2019 - 12:19 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Paskalis Baut (Ist)

Paskalis Baut (Ist)

A-DPSI Minta DPRD Tak Perlu Mundur Saat Pilkada, Ini Kata Paskalis Baut

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Pada 26 Juni 2019 lalu, Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (A-DPSI) mengadakan musyawarah Nasional (Munas) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam Munas kali menghasilkan beberapa Rekomendasi penting. Salah satunya hasil Munas tersebut kini menjadi sorotan publik yaitu mengenai kesempatan Anggota DPRD yang maju pemilihan kepala daerah tidak perlu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPRD.

Mengutip pernyataan Anwar Pua Geno Ketua DPRD NTT di media Kilastimor.com dimana hasil Munas ADPSI mengusulkan agar ketentuan peraturan perundangan yang mengharuskan anggota DPRD mengundurkan diri dalam pencalonan kepala daerah/wakil kepala daerah, perlu ditinjau kembali.

“Anggota DPRD yang maju tidak perlu mengundurkan diri”, jelas Anwar.

Lebih lanjut dia mengutarakan, rekomendasi itu berdasarkan hasil diskusi dan kajian.

“DPRD itu kader politik. Kalau ASN, TNI, Polri memang harus netral. Karena itu kami sebagai politisi mengusulkan agar DPRD tidak perlu mengundurkan diri,” ungkapnya.

Menanggapi hasil munas ini, Paskalis Baut, Salah satu Praktisi Hukum di Jakarta mengatakan bahwa UU No 10 tahun 2016 tentang pilkada di pasal 7 ayat 2 sudah di atur bahwa DPR/D harus mengundurkan diri bila mau menjadi Cabup/Cagub.

“Disitu jelas di Pasal 7 ayat 2, sudah di atur bahwa DPR/D harus mengundurkan diri bila mau menjadi Cabup/Cagub,” kata Paskalis, Sabtu (29/06) saat dimintai tanggapannya oleh floreseditorial.com.

Ia mencontohkan bahwa beberapa waktu lalu, oleh seorang anggota DPRD dr Riau mengajukan Judicial Review ke MK agar ketentuan dalam pasal 7 ayat 2 tidak berlaku.

“Namun putusan MK menolak Permohonan dari anggota DPRD tersebut dan kita tau bahwa keputusan MK itu bersifat final dan mengikat,” tutup Paskalis.

Laporan : Edison Risal

Artikel ini telah dibaca 921 kali

Baca Lainnya
x