Nasional

Senin, 19 Agustus 2019 - 18:11 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Aksi Unjukrasa di Maumere, NTT, Mendesak Polisi Segera Tahan Ustad Abdul Somad (Foto: TeamYPF/Sista)

Aksi Unjukrasa di Maumere, NTT, Mendesak Polisi Segera Tahan Ustad Abdul Somad (Foto: TeamYPF/Sista)

Aksi Unjukrasa di NTT Desak Polisi Segera Tahan Ustad Abdul Somad

Floreseditorial.com, Maumere – Diduga telah melakukan Pemfitnahan Terhadap simbol agama Katolik, Puluhan aktivis mahasiswa dari PMKRI Maumere di Kabupaten Sikka Propinsi NTT turun ke jalan, Senin (19/8).

Para aktivis ini mendesak kepolisian untuk segera menangkap dan menahan Ustad Abdul Somad yang diduga melakukan pemfitnahan terhadap umat Katolik.

Terpantau media, para mahasiswa membawa spanduk beberapa gambar foto karikatur Ustad Abdul Somad.Mereka mengawali aksi dengan longmarch dari Marga PMKRI Maumere, mengitari pusat pertokoan, lalu berhenti di Jalan Ahmad Yani, persis di depan Kantor Mapolres Sikka.

Sambil menunggu Koordinator Lapangan berkoordinasi untuk bertemu Kapolres Sikka, beberapa aktivis secara bergantian melakukan orasi mengecam Video tausiah Ustaz Abdul Somad yang menjadi viral karena dinilai bermuatan materi hujatan dan penghinaan terhadap simbol agama Katolik.

Mereka juga mendesak kepolisian untuk mengambil langkah cepat menangkap dan menahan Ustad Abdul Somad.

Akibat aksi tersebut, antrian panjang terlihat pada jalur bagian timur Mapolres Sikka yang hendak menuju bagian barat ke arah Gelora Samador da Cunha. Sementara jalur jalan dari arah barat yang hendak ke timur, dialihkan ke utara melalui samping Kantor Cabang BRI Maumere melintasi pusat pertokoan.

Selain menggelar orasi, para aktivis PMKRI Maumere ini juga terpaksa membakar beberapa buah ban bekas. Hal ini mereka lakukan lantaran kecewa karena terlalu lama menunggu kehadiran Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang.

Selang beberapa lama Kapolres Sikka menemui massa aksi. Dia mendengarkan langsung tuntutan PMKRI Maumere. Kapolres Sikka mengingatkan untuk menggelar aksi secara baik, tidak anarkis, dan tidak terprovokasi. Tentang tuntutan untuk menangkap Ustad Abdul Somad, Kapolres Sikka berjanji akan meneruskan tuntutan secara berjenjang melalui Polda NTT.

Usai mendapat tanggapan langsung dari Kapolres Sikka, aktivis PMKRI Maumere pun membubarkan diri.

Laporan : Sista Putri

Artikel ini telah dibaca 162 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya