News

Rabu, 11 Maret 2020 - 08:21 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula (Foto: Dok.Fec Media)

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula (Foto: Dok.Fec Media)

Cegah Covid-19, Pemkab Mabar Perketat Jalur Masuk Labuan Bajo

Floreseditorial.com, Labuan Bajo –
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan memperketat seluruh jalur pintu masuk kedatangan baik melalui jalur udara maupun jalur laut.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran corona virus (COVID-19) di Wilayah Kabupaten Manggarai Barat, sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Novel Coronavirus (Covid-19) ini sudah mengancam kehidupan kita sebagai manusia dan semua negara sekarang siaga. Karena itu, kita di Manggarai Barat ini harus melakukan hal serupa.

“Langkah pertama yang kita ambil adalah dengan memperketat akses masuk baik melalui pintu kedatangan Bandara Komodo dan pelabuhan,” demikian disampaikan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula (Bupati Gusti) kepada media ini, di ruang kerjanya pagi ini Selasa (10/3/2020).  

Menurut Bupati Gusti, Pemkab Mabar memiliki perhatian yang serius terkait virus corona semenjak informasi bahaya dari virus ini menyebar, baik melalui media-media online mainstream maupun media sosial.

Dan sudah sejak awal, Pemkab Mabar telah memerintahkan Perangkat Daerah terkait, terutama Dinas Kesehatan untuk segera mengabil langkah-langkah antisipasi.

“Sejak informasi tentang Virus Corona ini menyebar melalui media-media, saya sudah mengingatkan Kepala Dinas Kesehatan, Pak Paul Mami untuk cepat mengambil langkah antisipasi. Dan sudah dilakukan,” tegasnya.

Bupati dua periode ini menegaskan tindakan selajutknya Pemkab Mabar sudah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Tim Gerak Cepat (TGC) mengatasi Covid19.

TGC beranggotakan lintas sektor, melibatkan semua pihak-pihak terkait yang tentu berkompeten. Tugas dan tanggung jawab Tim ini nanti mungkin sangat berat.

SK tentang Tim Gerak Cepat mengatasi covid19 sudah ada. Oleh karena itu Tim segera lakukan kordinasi cepat dan tindakan nyata di lapangan.

Karena sasaran kita adalah wisatawan atau pihak-pihak yang datang dari luar Daerah karena itu fokusnya di pintu masuk Bandara dan Pelabuhan laut,” jelasnya.

Bupati Gusti Dula minta agar seluruh Tim Gerak Cepat bekerja sesuai Standar Operating Prosedure (SOP) yang telah dirumuskan dalam SK Bupati tersebut.

Artinya, TGC Corona Virus dalam menjalankan tugas di lapangan, tidak boleh saling tunggu apabila menemukan hal-hal yang perlu diselesaikan.

Selain itu dirinya menambahkan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo sudah siap menjadi RS Rujukan jika ditemukan adanya orang dengan gejala Corona.

“RSUD Komodo siap menjadi RS rujukan Covid19, ini luar biasa. Karena itu, secara pribadi saya menyampaikan terima kasih kepada pihak RSUD Komodo, mulai dari Direktur sampai dengan staf,” katanya.

Laporan : Edi Risal

Artikel ini telah dibaca 932 kali

Baca Lainnya
x