Cheap NFL Jerseys From China Wholesale Jerseys

News

Rabu, 14 Oktober 2020 - 11:36 WIB

6 hari yang lalu

logo

Seekor buaya tampak di Pantai Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Selasa (13/10/2020). (Foto: All Lan)

Seekor buaya tampak di Pantai Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Selasa (13/10/2020). (Foto: All Lan)

Diduga Lepas Dari Penangkaran, Seekor Buaya Muncul di Pantai Aimere

Ngada, Floreseditorial.com – Masyarakat di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), dihebohkan dengan munculnya seekor buaya di sekitaran Pantai Aimere, Selasa (13/10/2020).

Pantauan media ini, buaya tersebut muncul di wilayah Pantai Waebua, Kelurahan Fo’a, kemudia menuju pantai di Desa Lekogoko dan di TPI Aimere.

Kemunculan buaya tersebut pertama kali disaksikan oleh warga setempat, Dionisius Waso. Ia mengaku, buaya tersebut pertama kali Ia lihat di Pantai Ngaluwatu, Desa Aimere Timur. Dionisius mengakui, dirinya sempat memposting foto kemunculan buaya itu ke akun Facebook miliknya.

Senada, warga setempat, Joni Wolo, mengaku melihat buaya tersebut muncul di laut sekitar Desa Waebela dan di Ruto, Desa Warupele I, Kecamatan Inerie.

Sementara itu, warga Kampung Ende, Desa Aimere Timur, Dar, mengatakan hal yang sama. Saat itu, Ia dan dua orang temannya sedang memancing ikan di Wa’iwae, kemudian dikagetkan dengan munculnya seekor buaya yang berukuran kurang lebih dua meter panjangnya.

“Kami melihat buaya tersebut sekitar 100 meter jauhnya dari bibir pantai. Moncong buaya tersebut diangkat ke atas, kemudian ditenggelamkan, lalu muncul lagi. Kami kemudian mengikuti buaya itu sampai di dermaga pendaratan ikan di TPI Aimere. Buaya itu terus bergerak ke arah barat,” ungkap Dar.

Camat Aimere, Ignasius Dopo, ketika dihubungi media ini, mengimbau kepada seluruh warga Aimere dan sekitarnya, agar tetap waspada dan mawas diri.

“Hindari mandi di kali dan di laut. Bagi para nelayan, untuk istirahat sementara, jangan dulu ke laut, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Dugaan sementara, buaya yang kemunculannya menghebohkan warga tersebut, merupakan buaya penangkaran di Kupang yang terlepas dari penangkaran.

“Informasi yang saya baca dari komentar-komentar Facebook, buaya tersebut terlepas dari tempat penangkaran di Kupang. Saya mengharapkan para kepala desa supaya mengimbau ke masyarakat, untuk selalu hati-hati, apalagi buaya tersebut baru terlepas dari penangkaran,” tegasnya. (del)

Artikel ini telah dibaca 414 kali

Baca Lainnya
x