News

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:21 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Gabriel Fredy Daar (Foto: TeamYPF/Hardy Sungkang)

Gabriel Fredy Daar (Foto: TeamYPF/Hardy Sungkang)

Gabriel Fredi Daar: Mahasiswa Harus Berpikir Kritis

Floreseditorial.com, Ruteng – Salah satu pemateri dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian UNIKA St. Paulus Ruteng, Gabriel Fredi Daar, S.Pd.,M.Pd memaparkan materi tentang General Education Arah Pengembangan Pendidikan Tinggi di Era Industri 4.0, Sabtu (24/19) di Aula Missio UNIKA St. Paulus Ruteng.

Materi terebut merupakan salah satu materi penting dalam kegiatan PKKMB. Yang mana mahasiswa perlu disiapkan atau dibekali dengan pemahaman yang mapan menuju pengembangan pendidikan tinggi di era industri 4.0 pada FIKP UNIKA Santu Paulus Ruteng.

Dalam pemaparannya, Fredi Daar menjelaskan tentang tujuan general education pada era rovolusi industri 4.0. Pada hakekatnya, general education bertujuan untuk membebaskan cara berpikir manusia yang tertinggal menuju manusia yang kritis, analitis, inovatif da kreatif.

General education merupakan proses pendidikan yang berorientasi pada tiga aspek yakni kognitif, afektif dan psikomotor”, jelas Fredi Daar selaku Dosen Bahasa Inggris pada FIKP UNIKA St. Paulus Ruteng tersebut.

Pada bagian lain, Fredi Daar menekankan bahwa pentingnya General Education pada perguruan tinggi. General education penting lahir di perguruan tinggi untuk membebaskan manusia dari kebodohan. Tetapi, untuk konteks sekarang tujuan tersebut sudah bergeser, di mana bukan hanya untuk membebaskan manusia bodoh tetapi mau mempersiapkan manusia yang lebih produktif dalam berbagai bidang sesuai dengan tantangan era industri yang muncul pada masa ini.

General education lahir untuk membongkar ketahanan diri manusia-manusia yang individualis, materialis, dan sekular hedonis”, terang sekretaris LPM UNIKA St. Paulus Ruteng itu.

Pada kesempatan itu juga, Fredi Daar mengharapkan fokus General Education untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa yang bersifat komperehensif dari aspek kognitif, afektif dan psikomotor.

“Sangat diharapkan dengan adanya tiga aspek ini dapat mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam berikir. Mahasiswa diharapkan untuk berpikir kritis, analitis, percaya diri, membangun rasa empati, kreativitas dan flesibilitas”, harap Daar.

Laporan: Hardy Sungkang

Artikel ini telah dibaca 396 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya