News

Sabtu, 16 Maret 2019 - 14:58 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Irwandi,korban bunuh diri di Ruteng.Foto/Humas Polres Manggarai.

Irwandi,korban bunuh diri di Ruteng.Foto/Humas Polres Manggarai.

Gantung Diri di Pohon Mangga, Nyawa Warga Kelurahan Pau ini Tidak Tertolong

Floreseditorial.com, Ruteng —Aksi bunuh diri kembali terjadi di kabupaten Manggarai. Irwandi suardi, melakukan tindakan tidak terpuji dan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon mangga pada Sabtu (16/03/2019).

Belum diketahui motif Irwandi melakukan tindakan nekat tersebut. Pria 21 tahun ini menggantung dirinya dengan seutas tali yang melingkar pada lehernya.

Humas polres Manggarai, IPDA Daniel Djihu kepada floreseditorial.com menjelaskan bahwa KaSPKT dan Kanit 2 SPKT bersama Piket Fungsi dan Anggota Identifikasi mendatangi TKP di Kompleks SMU Negeri II, kelurahan Pau, Kecamatan Langke rembong.

Peristiwa ini terjadi pada hari sabtu(16/3/2019) pukul 08:30 wita di Ruteng,Manggarai,tepatnya di kelurahan Pau kecamatan Langke Rembong.

Loading...

“Kristianus Saviola merupakan orang pertama yang melihat korban dan langsung memberitahukan peristiwa tersebut kepada Oktavianus Ngamput dan Arianto Dharma yang di temuinya dan juga kepada keluarga serta nenek korban,” kata Humas polres Manggarai IPDA Daniel Djihu.

Mendengar informasi tersebut ibu dan nenek korban meminta Arianto dan Oktavianus menurunkan korban dan membuka tali yang melingkar pada leher korban dan membawa korban ke Rumah Sakit Ben Mboy Ruteng guna mendapatkan pertolongan.

“Namun nyawa Irwandi tidak bisa di selamatkan,” terang Daniel.

Daniel menambahkan bahwa pihak kepolisian sudah mendatangi tempat kejadian guna melakukan olah TKP.

“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,setelah diperiksa petugas medis,korban langsung di bawa ke rumah duka,”kata Daniel.

Daniel menambahkan bahwa keluarga korban tidak melaporkan hal ini ke Polisi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah keluarga.

“Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan penolakan laporan Polisi serta tolak otopsi,mereka menerima peristiwa ini sebagai musibah keluarga,”ucap Daniel.

Laporan : Engkos Pahing

Artikel ini telah dibaca 658 kali

Baca Lainnya