News

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:09 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Kantor Inspektorat kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Yopie Moon)

Kantor Inspektorat kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Yopie Moon)

Inspektorat Matim Diminta Tak Main Petak Umpet

Floreseditorial.com, Borong – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunung Baru Erasmus Eman meminta agar Inspektorat kabupaten Manggarai Timur tidak memaksakan untuk melakukan pencarian dana desa tahun 2019 di desa Gunung Baru.

Kata Erasmus, mengingat persoalan laporan dugaan penyalahgunaan penggunaan dana desa di desa tersebut pada tahun 2017 dan tahun 2018 tengah dalam penyidikan pihak polres Manggarai.

“Tadi saya menghadap Inspektorat, dan tadi beberapa Staff Inspektorat merayu saya agar Persoalan ini diselesaikan secara internal agar dana desa tahun 2019 bisa segera dan saya menolaknya,” kata Erasmus.

Kata dia, pencarian dana desa tahun 2019 baru bisa dilaksanakan jika laporan hasil pemeriksaan (LHP) tahun sebelumnya sudah ada

“Tapi inikan belum ada LHP, kenapa dipaksakan untuk dicairkan? Ini ada yang tidak beres ini dengan Inspektorat, saya minta tolong jangan main petak umpet dalam kasus ini,” tandas Erasmus.

Dirinya menduga bahwa, Inspektorat Manggarai Timur tidak pernah melakukan audit di Desa Gunung Baru.

“Hal ini terbukti dengan pencairan dana desa tahun 2018, Sementara banyak pekerjaan di tahun 2017 yang terbengkalai,” tandasnya.

Kata Erasmus, dirinya heran karena hingga saat ini pihak inspektorat belum melakukan audit Lapangan.

“Ini ada apa ini, padahal sudah jelas jelas ada pengaduan,” tukas Erasmus.

Sementara kepala badan Inspektorat kabupaten Manggarai Timur Jahang Fansi Aldus menjelaskan bahwa pemanggilan terhadap Erasmus selaku ketua DPD desa Gunung baru dan sejumlah perangkat desa lainnya adalah dalam upaya klarifikasi.

“Ini masih klarifikasi saja dulu, nanti ada langkah-langkah penanganan selanjutnya,” kata Jahang.

Laporan : Yopie Moon

Artikel ini telah dibaca 263 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya