News

Kamis, 2 Mei 2019 - 14:30 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Luther Palimbong (Foto: TeamYPF)

Luther Palimbong (Foto: TeamYPF)

Kemendag Galakkan Program Cinta Produk Indonesia dan Bimtek Pelaku UKM di Labuan Bajo

Floreseditorial.com, Labuan Bajo –
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggalakkan program cinta produk Indonesia serta meningkatkan kapasitas SDM dan manajemen pelaku usaha kecil menengah di Labuhan Bajo,Manggarai Barat. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nasionalisme generasi muda untuk mencintai produk dalam negeri dan meningkatkan kualitas produk-produk dalam negeri yang berkualitas, memiliki merk yang kuat, desain dan kemasan yang menarik serta SDM pelaku usaha yang unggul.

Demikian ditegaskan Direktur Penggunaan dan Pengembangan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perdagangan Luther Palimbong pada pembukaan acara “Bimbingan Teknis Pengembangan Produk dan Peningkatan Kapasitas Managemen SDM Pelaku Usaha, Serta Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri” di Hotel Jayakarta, Labuhan Bajo, Manggarai Barat,2 Mei 2019.

Sosialisasi dan Bimtek ini dilaksanakan oleh Direktorat Penggunaan dan Pengembangan Produk Dalam Negeri, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan. Kegiatan dihadiri ratusan pelajar dan pelaku usaha kecil menengah makanan minuman dan kerajinan se-Labuhan Bajo. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan UKM Manggarai Barat Dominikus Yankel.

“Adik-adik pelajar dan generasi muda harus punya nasionalisme dan mencintai serta menggunakan produk dalam negeri. Produk kita tidak kalah kualitasnya dengan produk luar negeri,” kata Luther Palimbong.

Loading...

Sebagai daerah wisata, kata Luther, masyarakat Labuhan Bajo harus menangkap peluang industri jasa pariwisata ini dengan membangun usaha pendukung seperti usaha makanan minuman lokal dalam kemasan, kuliner, dan kerajinan dengan kualitas yang terstandar, memperhatikan kesehatan, keselamatan dan keamanan lingkungan, membangun merk produk, dan mengembangkan desain serta kemasan yang menarik.

“Usaha kecil makanan dan minuman serta kerajinan ini merupakan pendukung industri wisata. Masyarakat harus memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kesejahteraan. Masyarakat harus lebih sejahtera dan pertumbuhan ekonomi Labuhan Bajo harus lebih cepat meningkat,” tutur Luther Palimbong.

Karena itu Kemendag memberi pelatihan dan bimbingan teknis bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produknya, meningkatkan SDM pelaku usaha dan manajemen unit – unit usahanya. Kemendag juga memberikan berbagai bantuan sarana dan prasarana usaha, termasuk unit komputer lengkap dengan software desain pengembangan produk dan kemasan.

Kemajuan teknologi diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang positif bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produknya. “Teknologi sangat positif untuk kemajuan usaha kita,” ujarnya.

Luther juga menyinggung masalah budaya, sikap masyarakat dan kebersihan di seluruh sudut destinasi wisata. Selain alam, wisatawan sangat tertarik dengan budaya lokal daerah.

Masyarakat harus mempertahankan dan memperkuat budaya lokal. Wisatawan datang ke sini untuk melihat dan menikmati alam dan budaya daerahnya. “Karena itu masyarakat harus punya sikap yang baik pada wisatawan, menciptakan keamanan, dan memperkuat budaya lokal, menjaga kebersihan pantai, agar wisatawan lebih aman dan nyaman,” imbuhnya.

Luther berharap masyarakat terutama generasi muda tidak lagi mengikuti budaya luar yang kurang baik. “Budaya lokal itu aset wisata yang sangat penting. Lihat semua destinasi wisata lain di dunia juga memperkuat dan mengembangkan budaya lokalnya,” katanya.

Regulasi

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Manggarai Barat Dominikus Yakel mengatakan generasi muda, pelajar dan masyarakat, di Manggarai Barat harus lebih mencintai produk dalam negeri.

“Agar semakin cinta produk dalam negeri, kami tengah menyusun regulasi penggunaan produk dalam negeri, terutama kain tenun khas Manggarai Barat. Mulai dari pegawai, para pelajar hingga karyawan hotel dan restoran, agar menggunakan produk dalam negeri, khususnya kain tenun Manggarai Barat, ” ujarnya.

Terkait peningkatan SDM pelaku usaha di Labuhan Bajo, Dominikus menyatakan perhatian pemerintah pusat pada peningkatan SDM pelaku usaha ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha. “Mereka harus lebih kreatif dan inovatif karena itu perlu ditingkatkan managemen dan kapasitas SDM-nya,” kata Dominikus.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memberi apresiasi yang tinggi atas sumbangan sarana prasarana dan bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas SDM pelaku usaha serta perhatian Kemendag pada Labuhan Bajo.
“Atas nama pemerintah daerah dan Bupati kami mengucapkan terim kasih. Semoga SDM di Manggarai Barat, khususnya di Labuhan Bajo, semakin meningkat,” katanya.

Laporan : Jivansi Helmut

Artikel ini telah dibaca 25020 kali

Baca Lainnya