News

Rabu, 15 Mei 2019 - 14:51 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Oswaldus Mardin saat mendatangi Polres Manggarai Untuk melaporkan kepala sekolah SDN Wae Mamba (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Oswaldus Mardin saat mendatangi Polres Manggarai Untuk melaporkan kepala sekolah SDN Wae Mamba (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Kepsek SDN Wae Mamba Dipolisikan Orang Tua Murid

Floreseditorial.com, Ruteng – Orang tua siswa dari salah seorang siswa berinisial SE mendatangi Polres Manggarai untuk melaporkan SS kepala Sekolah Dasar Negeri Wae Mamba Desa Sisir, Kecamatan Elar.

Kepala sekolah tersebut dilaporkan karena diduga telah memukul SE di bagian kakinya sampai luka lebam.

Berdasarkan data yang dihimpun floreseditorial.com, bahwa SE siswa kelas 1 SDN wae Mamba itu dipukul karena tidak mengikuti sembahyang pada hari Minggu. SE merupakan salah satu siswa dari sekian banyak siswa yang diipukul oleh kepala sekolahnya.

Oswaldus Mardin ayah kandung korban ketika ditemui floreseditorial.com Rabu 15/5/ 2019 di kantor Polres Manggarai meminta agar pihak kepolisian segera memanggil dan memriksa Kepala Sekolah Dasar Negeri Wae Mamba itu untuk diperoses secara hukum.

Loading...

“Kepala sekolah SDN Wae Mamba kerap memukul muridnya dengan kejam, bahkan sampai berdarah-darah, namun tidak ada orang tua yang melapor ke pihak yang Berwenang, sehingga begitu hal ini terjadi dengan anak saya sendiri, saya pun tidak ingin membalasnya dengan cara yang lain, tetapi saya membutuhkan proses hukum sesuai tindakan yang dilakukan oleh pelaku,” kata Oswaldus.

Lebih lanjut, ayah korban membenarkan bahwa ia melaporkan kepala sekolah atas inisiatifnya sendiri, tanpa ada paksaan dari pihak manapun atau dari siapapun.

“Saya ingin agar kemerdekan anak-anak juga tetap dilindungi dan hal seperti ini kedepannya tidak boleh terulang lagi”, lanjutnya Oswaldus.

Ayah Korban berharap agar pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku, sehingga kejadian yang sering sudah terjadi di Sekolah Dasar Negeri Wae Mamba ini tidak lagi terjadi di sekolah-sekolah lain dan oleh guru-guru lain.

Laporan : Adrian Juru
Editor: Hardy Sungkang

Artikel ini telah dibaca 25003 kali

Baca Lainnya