Tong sampah rusak yang tergeletak di samping kantor Camat Borong (Foto: TeamYPF)

FLORESEDITORIAL.COM, BORONG – Buruknya penanganan masalah sampah di kabupaten Manggarai Timur khsusnya di Kota Borong yang menjadi ibu kota kabupaten Manggarai Timur bukan tanpa alasan.

Selain karena alokasi anggaran pada dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Manggarai Timur yang sangat minim, penanganan masalah sampah ini juga diperparah dengan tak layak pakainya sejumlah tong – tong sampah di dalam kota Borong.

Sejumlah tong penampung sampah dalam kota Borong nyatanya sudah tak layak digunakan.

Penelusuran media pada Kamis (06/12/2018) ditemukan sejumlah tong sampah tak layak pakai yang dibiarkan tergeletak dipinggir jalan.

Salah satunya berada dihalaman samping kantor Camat Borong.

Tong sampah yang diadakan pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur pada tahun 2009 itu sudah tak layak digunakan.

“Ini tong sampah sudah menjadi sampah, pantas saja penanganan masalah sampah dalam kota menjadi amburadul,” tutur Damianus, salah seorang warga kelurahan Kota Ndora yang ditemui media.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menganggarkan alokasi biaya untuk pembelian tong sampah baru yang bisa ditempatkan disejumlah titik – titik sentral dalam kota.

“Sehingga masyarakat bisa membuang sampahnya disitu,” tandasnya.

Sebelumnya Thomas Ngalong, kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Manggarai Timur kepada media ini menjelaskan bahwa selain karena usia tong sampah yang sudah lama, kurang efektifnya penangan sampah dalam kota Borong juga disebabkan karena minimnya alokasi anggaran yang digelontorkan Pemkab Matim pada dinas tersebut.

“Tong sampah yang ada di sejumlah titik di pusat kota Borong itu dianggarkan ditahun 2009 lalu,”ucap Thomas, ketika ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Thomas juga mengakui selama ini pihaknya kerap menerima keluhan warga terkait tidak efektifnya penanganan sampah dalam kota Borong.

“Tetapi kami terkendala masalah anggaran, karena anggaran yang digelontorkan ke Dinas Lingkungan Hidup begitu sedikit,”jelas Thomas.

Thomas berpendapat, penanganan sampah di kota Borong akan menjadi lebih baik jika diimbangi dengan anggaran yang digelontorkan ke dinas tersebut.

“DLH Matim membutuhkan anggaran yang cukup untuk mengganti semua tong – tong sampah yang telah menua,”kata Thomas.

Jika anggaran tersebut dialokasikan untuk DLH Matim, kata Thomas, Ia yakin penanganan masalah sampah dalam kota Borong akan menjadi lebih baik.

Laporan: Yon Sahaja 

Komentar Anda?