Tak Berkategori

Jumat, 5 April 2019 - 18:12 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Adrianus kornasen (Ist)

Adrianus kornasen (Ist)

Kornasen Himbau Warga Awasi Perhitungan Suara di TPS

Floreseditorial.com, Borong – Salah calon anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Adrianus Kornasen menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama mengawasi proses perhitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) sampai selesai.

Andre Kornasen selaku calek nomor 7 dari partai PSI tersebut menegaskan kepada masyarakat supaya tetap menjadi pengawas partisipatif.

Kornasen mengungkapkan bahwa hal ini bertujuan untuk meminimalisasi potensi kecurangan pemilu yang mungkin saja akan dilakukan oleh beberapa politisi yang ingin merebut kekuasaan dan jabatan dengan cara yang tidak jujur.

“Saya minta segenap masyarakat, relawan AK-7, simpatisan untuk bersama – sama meluangkan waktu mengawasi perhitungan suara di TPS saat pemilu,” kata calon DPRD Provinsi nomor urut 7 Partai besutan Grace Natalie itu saat ditemui wartawan di sekretariat pemenang AK-7 Kabupaten Manggarai Timur, di Toka, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (05/04/2019).

Menurutnya, dirinya ingin agar proses demokrasi di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat berjalan dengan baik.

Karena itu, dirinya membutuhkan bantuan segenap lapisan masyarakat untuk menjadi saksi proses berjalannya demokrasi dengan mengawasi TPS masing – masing.

“Sehingga orang yang terpilih adalah benar- benar mewakili rakyat, dan dipilih oleh rakyat, bukan karena proses yang curang,” katanya.

Proses pemilu yang baik, lanjut mantan penyiar radio NG (Enji) FM di Kabupaten Manggarai Timur itu, akan menghasilkan politisi yang baik, demikian pula sebaliknya, akan menghasilkan politisi buruk jika prosesnya curang.

Selain itu, dirinya juga menghimbau agar masyarakat melaporkan setiap Caleg yang melakukan serangan fajar menjelang Pemilu dan berpikir ulang untuk memilih para calon, yang telah menghamburkan uang selama kampanye.

“Laporkan ke Panwas jika ada serangan fajar menjelang pemilu dan jangan memilih caleg yang hamburkan uang saat kampanye, karena bukan tidak mungkin, ketika terpilih, maka mereka akan mencari kembali uang untuk menutupi biaya kampanye mereka saat mencalonkan diri, bisa jadi dengan cara korupsi hingga mengabaikan kepentingan rakyat,” kata caleg DRPD Provinsi NTT itu.

Andre Kornasen menambahkan, calon pemilih harus melihat kemampuan para Caleg.

“Karena para Caleg itu bakal menjadi legislator sesuai dengan tugasnya. Kapabilitas itu menyangkut kemampuan mereka mengenai legislasi, bujeting dan pengawasan. Kapabilitas dapat diukur dari kemampuan mereka memahami tata negara, perundang-undangan, aspek legal, merancang pembangunan dan anggaran, dan harus disampaikan ke masyarakat saat berkampanye,” katanya.

Untuk perancangan pembangunan dan anggaran, lanjut Kornasen, Caleg mesti paham apa masalah pembangunan di daerah yang diwakilinya dan kira-kirs apa skala prioritas di daerah tersebut.

“Dan gagasan itu harus sudah disampaikan ke masyarakat saat mensosialisasikan diri di masa kampanye ini,” tutup Kornasen.

Laporan : Yon Sahaja

Artikel ini telah dibaca 253 kali

Baca Lainnya