Tak Berkategori

Kamis, 7 Maret 2019 - 11:58 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Raynoldy Oktora

Raynoldy Oktora

Mengenal Raynoldy Oktora, Caleg DPR RI Dapil NTT I Yang Baru Berumur 25 Tahun

Flores editorial.com, Ende –
Seorang pria muda asal Kota Ende
ini sepertinya akan menorehkan sejarah baru dalam dunia perpolitikan di Provinsi NTT.

Dia menjadi Calon Legislatif (Caleg) termuda yang akan bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pria muda dimaksud adalah Raynoldy Oktora , warga Mbonga Wangi, Kota Ende.

Dengan usia yang masih sangat muda, 25 tahun, ia sudah resmi menjadi caleg untuk DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) NTT 1 (Flores-Lembata).

Pria kelahiran Lela Maumere, 30 Oktober 1994 ini mengatakan niatnya untuk bertarung di Pileg 2019 lebih karena dorongan hati pribadi, bukan atas desakan siapapun.

Ini murni keinginannya yang tulus untuk bisa mewakili suara warga di daerah pemilihannya di NTT.

“Benar, saya akan maju di Pemilihan Calon Legislatif di tahun 2019 nantinya. Saya berharap dukungan dan doa dari semua masyarakat, khususnya para anak muda. Kita buktikan kalau anak muda mampu untuk berbakti bagi masyarakat lewat jalur politik,” kata pria
yang kini masih menempuh pendidikan Magister ini.

Dikatakan Rei, niat ini sudah disampaikannya kepada kedua orangtua dan seluruh saudaranya.
Dan, kedua orangtua beserta keluarga besarnya pun sudah memberikan restunya.

Tak hanya kepada orangtua dan saudara, keinginan Rei sudah diutarakannya juga kepada warga sekitar tempat tinggalnya di Ende, serta kawan dan sahabat.

“Puji Tuhan, semua direspon dengan baik. Bahkan masyarakat sukarela memberikan fotokopi KTP mereka sebagai bentuk dukungan penuh. Saya sangat berterimakasih, ini menguatkan tekad saya untuk maju,” ujarnya.

Raynoldy Oktora menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar di SDK St. Ursula. Sekolah menengah Pertama di SMPK Frateran Ndao Ende dan menamatkan Sekolah Menengah Atas di SMK Suryadikara.

Saat diwawancarai media ini terkait Ketertarikannya terjun ke dunia politik, pria 25 tahun itu mengatakan bahwa orang muda di NTT saat ini sedikit sulit untuk memperoleh lapangan pekerjaan.

“Dengan kondisi tersebut, sebagai kader muda, saya merasa terpanggil untuk berkiprah di dunia politik. Melihat kondisi perkembangan tersebut, saya berpikir bahwa salah satu faktor penunjang adalah harus dilakukan secara cepat adalah meningkatkan sumber daya manusia. Sehingga, saya mengharapkan supaya ada keterwakilan kader muda yang berjuang di senayan, bagaimana kepentingan orang muda diakomodir, sementara tak ada keterwakilan orang muda di DPR,” kata Rei.

Caleg PSI nomor urut 4 itu secara jujur mengatakan, bahwa niatnya untuk kiprah dalam dunia politik semata-mata untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan mengejar kesejahteraan pribadi.

Karena itu, Ia mengharapkan kepada generasi muda harus memberanikan diri untuk melihat peluang.

“Kita selama ini terlanjur hipnotis oleh politik uang dan mari sama sama kita tolak praktik tersebut,” kata Rei.

Ia berharap agar masyarakat Flores-Lembata harus cerdas dalam memilih wakil rakyatnya yang duduk di senayan.

Laporan : Nikolaus Tari.
Editor :Hardy Sungkang

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya
x