Rakercab II PDI Perjuangan Kabupaten Sikka (Foto: TeamYPF)

FLORESEDITORIAL.COM, MAUMERE – Andreas Hugo Pareira, Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Koordinator Wilayah Nusa Tenggara Timur memimpin Rapat Kerja Cabang II DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka di Hotel Wailiti, Maumere, Sikka, pada tanggal 21 Oktober 2018 kemarin.

Rakercab II PDI Perjuangan Kabupaten Sikka ini dihadiri oleh struktur DPC dari Aleks Longginus (Ketua), Kondibus Stelamaris (Sekretaris), Arnoldus Donde (Bendahara), Emanuel Kolfidus (Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT), Donatus David dan Alfonsus Onny (Anggota DPRD Kabupaten Sikka Fraksi PDI Perjuangan), para Caleg dari tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten, dan juga para senior/sesepuh partai antara lain E.P da gomez, Melkior Mbomba, Alex Longginus dan Marsel Djagong.

Andreas Hugo Pareira dalam sambutannya mengatakan bahwa pada tahun 2014 yang lalu, PDI Perjuangan mengusung Jokowi dan JK sebagai Calon Presiden dan calon wakil Presiden yang pada akhirnya memenangkan Pilpres 2014. Pencalonan Jokowi tersebut adalah konsekuensi sikap PDI Perjuangan yang tidak pernah kekurangan kader berkualitas baik di tingkat eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Hal ini didukung dengan fakta bahwa selama menjabat sebagai Presiden, Jokowi menunjukan kinerja yang baik, yang terbukti dari tingginya tingkat kepuasan publik terhadap berdasarkan survey dari lembaga – lembaga yang kredibel.

Oleh karena itu, lanjut Andreas Pareira, PDI Perjuangan sebagai partai tempat Jokowi bernaung sedikitpun tidak ragu untuk mengusungnya kembali sebagai calon Presiden pada pilpres 2019 yang akan datang yang melanjutkan tradisi yang dibangun oleh PDI Perjuangan. Melihat realitas politik tersebut bahwa akan berdampak peningkatan suara untuk PDI Perjuangan adalah konsekuensi logis dari hubungan antara partai dan kadernya.

Hal ini ditekankan oleh Andreas Pareira bahwa konsekuensi logis tersebut harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh DPC PDI Perjuangan Sikka beserta seluruh Caleg yang bertarung baik di level pusat, provinsi, ataupun kabupaten, untuk meraih suara sebanyak-banyaknya dengan memanfaatkan coat-tail effect dari Jokowi. Hal ini juga bertujuan untuk kembali memenangkan Jokowi, tidak hanya di Sikka, tetapi juga di daratan Flores, Lembata, dan Alor serta seluruh wilayah NTT.

Andreas Pareira dalam kesempatan kali ini juga kembali mengkonsolidasikan kekuatan partai paska Pilkada Sikka 2018 yang lalu. Ia menyampaikan bahwa pertarungan telah selesai, dan partai dengan segala kekuatannya harus bersatu untuk kembali memenangkan Pemilu serentak 2019 yang akan datang, sekaligus mendukung pemerintahan Kabupaten Sikka dibawah kepemimpinan yang baru untuk kemajuan daerah.

Andreas Pareira berharap, dengan bersatunya Partai dalam semangat gotong royong menuju Pemilu serentak 2019, PDI Perjuangan dapat merebut kemenangan di Pemilu Legislatif Kabupaten sebagai pemegang kursi terbanyak yang diiringi kesuksesan mengutus anak nian tanah sikka asli duduk di DPR Pusat dan Provinsi.

Laporan : Wahyu

Komentar Anda?