News

Rabu, 12 Juni 2019 - 21:58 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Alo Min (Ist)

Alo Min (Ist)

Pelaku Tindak Kekerasan di SMK Bina Maritim Maumere Dikeluarkan Dari Sekolah

Floreseditorial.com, Maumere – Siswa pelaku kekerasan di SMK Bina Maritim Maumere dikabarkan telah dipindahkan dari sekolahnya pasca Vidio kekerasan yang diduga dilakukan pada yuniornya di sekolah tersebut viral di media sosial.

Kebenaran terkait dipindahkannya siswa pelaku kekerasan tersebut disampaikan sekretaris dinas pendidikan provinsi NTT Alo Min, S.Pd,MM saat diwawancarai floreseditorial.com Rabu (12/06).

Kepada media ini, sekretaris dinas pendidikan provinsi NTT mengakui bahwa peristiwa tersebut terjadi pada siswa SMK Bina Maritim namun tidak terjadi di lingkungan sekolah.

“Kita sangat menyesalkan aksi kekerasan tersebut, Kejadian tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah, dan pihak sekolah sudah memberikan sanksi dengan memindahkan yang bersangkutan,” kata Alo.

Loading...

Menurutnya pelaku dipindahkan dengan tujuan agar dia menyadari kesalahannya.

“Prinsipnya dia tidak boleh putus sekolah, dipindahkan adalah cara agar dia menyadari kesalahannya,” tandas Sekretaris dinas pendidikan provinsi NTT itu.

Selain dipindahkan, katanya lebih lanjut, yang bersangkutan juga sudah diberikan sanksi secara adat dan menandatangani surat pernyataan agar masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Ia menjelaskan bahwa perploncoan sudah tidak dibolehkan di sekolah.

“Tujuannya adalah untuk menghindari tindak kekerasan yang dilakukan di sekolah, yang ada adalah pengenalan lingkungan sekolah,” tuturnya.

Selain itu, katanya lebih lanjut, peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran sekolah untuk mengevaluasi model pembelajaran untuk mengembangkan pendidikan karakter.

Untuk diketahui sebuah video berdurasi 50 detik, berisi dugaan bullying atau kekerasan antar pelajar salah satu SMK di Maumere, beredar. Dalam video yang beredar di medsos itu, dua pelajar laki-laki ditampar berkali – kali oleh beberapa anak diduga senior di sekolahnya. 

Korban kelihatan merasakan sakit karena berusaha menahan siksaan dari pelaku. Korban memakai seragam biru salah satu sekolah dan korban lainnya berseragam putih.

Dalam video yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook Blidho Patricia Zanvallter itu juga terdapat caption kalimat berbunyi:  “Masih ada juga k yg bgni ?? Miris sekali..!!” tulisnya.

Laporan : NT

Artikel ini telah dibaca 667 kali

Baca Lainnya