Warga sekitar berbondong-bondong datang ke lokasi saat mendengar ada warga yang tenggelam (Foto: Istimewa)

FLORESEDITORIAL.COM, RUTENG – Bonefasius Nosa, putra kelahiran Ende, 8 Februari 1999 mengakhiri perjalanan hidupnya di sungai Tengku Romot.

Bonefasius mati tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di sungai tengku romot bertepatan dengan perayaan hari lahirnya.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, saudara Bonefasius tenggelam pada hari Jumaat, 8/2/2019 Siang.

Kematian terkadang harus menanti waktu pengulangan hari lahir.

Peristiwa naas yang menimpa almarhum Bonefasius menjadi tanda bagi kita agar selalu waspada dalam setiap kesempatan hidup, apalagi saat kita merasa gembira.

Bonefasius meninggal bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-20.

Sesuatu yang tidak pernah dijanjikan, ternyata kegembiraan hari ulang tahunnya membawakan beliau menuju peristirahatan terakhir. Bonefasius pun mati tenggelam.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian yang enggan dimediakan namanya, menerangkan bahwa Bonefansius adalah salah satu karyawan koperasi yang bertugas di wilayah Kecamatan Reok.

“Pak Bonefansius ini pegawai koperasi, tetapi saya tidak tahu nama koperasinya”, tuturnya.

Secara kronologis, Menurut saksi tersebut yang berhasil dikonfirmasi oleh media ini, menerangkan bahwa Bonefansius pulang tagih koperasi dari Nggorang, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

“Saat itu, korban sempat singgah di kali Tengku Romot Bersama Rekannya untuk mandi sekaligus merayakan hari lahir korban,” ceritanya.

Secara bersamaan, korban mandi dan tidak kembali lagi ke permukaan. Saat itu pun teman-temanya langsung teriak dan segera mencari pertolongan dan memberitahukan kepada warga sekitar.

Laporan: Engkos Pahing
Editor. : Hardy Sungkang

Komentar Anda?

Komentar Anda?