Terkait Akad Nikah Kasat Reskrim Polres Matim, Formappi Minta Kapolri Turun Tangan

- Senin, 26 Juli 2021 | 11:21 WIB

“Di sisi lain kerumunan serupa yang dilakukan masyarakat biasa akan dilarang oleh kepolisian, penegakan hukum macam apa yang mau ditegakkan kepolisian di Manggarai Timur jika mereka sendiri mempertontonkan ketakdisplinan menaati peraturan,” ucapnya.


Menurut Lucius, di banyak tempat, pelanggaran larangan berkumpul ini bisa ditindak secara hukum, tak peduli kalau yang melakukannya adalah pejabat di daerah.


“Kalau polisi yang diharapkan menjadi penegak hukum atas pelanggaran yang terjadi justru menjadi pelaku pelanggaran, lalu siapa lagi yang bisa diandalkan.

Maka pada waktunya peningkatan jumlah kasus Covid-19 akan terjadi karena kelalaian menegakkan proses justru dimotori oleh penegak hukum,” ujarnya.


Lucius menilai, hajatan Akad Nikah Kasat Reskrim Polres Matim yang dilakukan di tengah wabah Covid-19 yang masih tinggi bukan saja menjadi lonceng kematian bagi penegakan hukum di Manggarai Timur tetapi juga alarm bahaya terkait potensi meningkatnya kasus Covid yang bakal terjadi karena ketakdisplinan yang dipelopori justru oleh penegak hukum. 


“Berulangkali Presiden mengatakan bahwa kunci untuk mengendalikan penyebaran virus adalah kedisiplinan melaksanakan Prokes. Saya kira pesan presiden ini bukan pepesan kosong,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Admin Flores Editorial

Terkini

Pengacara Lukas Enembe Disomasi Gubernur Papua Barat

Selasa, 27 September 2022 | 14:10 WIB

Berikut Cara Mudah Daftar Jadi Guru ASN PPPK 2022

Selasa, 27 September 2022 | 10:14 WIB

Pelaku Pembobol ATM Diringkus Polres Sukabumi

Selasa, 27 September 2022 | 08:00 WIB

Fosil Asli Gajah Mada Ada di NTT, ini Alamat Lengkapnya

Selasa, 27 September 2022 | 06:08 WIB
X