Anjing Liar Mulai Meresahkan Warga, Wabup Manggarai : Tidak Bisa Tidak, Eliminasi

- Kamis, 24 Juni 2021 | 11:39 WIB

Maksi Gambar, Kasie Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai mengatakan, tindakan medis berupa pemberian vaksinasi harus diberikan secepatnya. 


"Mereka termasuk dalam kategori beresiko," tuturnya. 


Khusus para korban gigitan, lanjutnya, telah divaksinasi VAR H0 (Vaksinasi Anti Rabies) sebanyak dua dosis, dan SAR (Serum Anti Rabies) satu dosis. 


Di sisi lain, Dokter Inggrid Empang mengatakan bahwa, bila ada kasus gigitan anjing, baik itu rabies maupun non rabies, maka korban hendaknya langsung diberikan pertolongan pertama.


"Caranya, cuci luka gigitan dengan deterjen pada area luka selama 15 menit. Setelah itu, langsung menuju Puskesmas untuk mendapat suntikan VAR. Bila tidak segera diambil tindakan medis, maka akan beresiko pada kematian. Case Fatality Rate-nya cepat sekali. Itu kondisi terburuknya," tutur dokter umum yang bertugas di Puskesmas Kota. 


Halaman:

Editor: Admin Flores Editorial

Terkini

Pengacara Lukas Enembe Disomasi Gubernur Papua Barat

Selasa, 27 September 2022 | 14:10 WIB

Berikut Cara Mudah Daftar Jadi Guru ASN PPPK 2022

Selasa, 27 September 2022 | 10:14 WIB

Pelaku Pembobol ATM Diringkus Polres Sukabumi

Selasa, 27 September 2022 | 08:00 WIB

Fosil Asli Gajah Mada Ada di NTT, ini Alamat Lengkapnya

Selasa, 27 September 2022 | 06:08 WIB
X