Kisruh Hingga Ke MA, Para Tu’a Golo Beberkan Fakta Tanah Ragok

- Senin, 17 Mei 2021 | 12:49 WIB

Kawasan Ragok, lokasi yang akan dijadikan kawasan pemakaman Pasien Covid-19. (Foto:Net)


Borong, Floreseditorial.com - Ragok dahulunya merupakan sebuah perkampungan dan bagian dari wilayah ulayat Gendang Kantar. Fakta sejarah membuktikan, wilayah ulayat Kantar meliputi wilayah Nao Wara Likang Telu Len (batas utara dengan wilayah ulayat Gendang Teber), Nanga Labang Comong Wan (batas selatan dengan Laut Sawu), Wae Reca Comong Awon (Sungai Wae Reca batas timur), dan Wae Laku Comong Salen (batas barat dengan Sungai Wae Laku). Fakta batas sejarah ini diungkapkan Tu'a Golo Kampung Longko, Bernadus Alung.


Kepadatan penduduk yang menghuni wilayah Gendang Kantar saat itu, memaksa sebagian masyarakat memilih tanah Ragok sebagai tempat tinggal mereka. 


Dalam istilah setempat, Ragok merupakan Satar Mamba, Bea Hela, (tanah yang belum diolah oleh masyarakat Gendang Kantar) saat itu.


Cerita yang sama juga diungkapkan Tu’a Golo Kampung Lodos, Herman Pius, yang merupakan keturunan Gendang Ase Suku Kantar, Wunis. 


Halaman:

Editor: Admin Flores Editorial

Terkini

Sekjen Partai Berkarya Tepis Kisruh Internal

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB

Waspada!! Ada Gereja Sesat di Manggarai

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:43 WIB

Polisi Awasi Kawasan Monas Antisipasi Balapan Liar

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:09 WIB

Lemkapi Harapkan Polri Segera Berantas Judi Daring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:40 WIB
X