• Minggu, 26 Juni 2022

Memasuki Usia Satu Abad, SDK St. Yusuf Waipukang Gelar Berbagai Kegiatan

- Minggu, 16 Juli 2017 | 23:16 WIB
Kupang Floreseditorial.com- Sekolah Dasar Katolik (SDK) St. Yusuf Waipukang Ile Ape Lembata, dalam waktu dekat akan merayakan pesta satu abad, Sekolah Dasar yang telah berdiri Sejak Tahun 1917 ini telah memiliki lulusan yang tersebar hampir di seluruh benua yang ada di Dunia. Kebanyakan mereka adalah biarawan dan biarawati, dalam rangka menyongsong satu Abad Sekolah ini pihak panitia telah menyiapkan beberapa kegiatan,antara lain; Pertandingan Sepak Bola antar SD/SMP se-Kecamatan Ile Ape, Seminar, Pentas seni dan berbagai kegiatan lainnya. https://m.floreseditorial.com/kta-dianggap-sebagai-gebrakan-baru-diaspora-ntt-di-bali/ Hal ini diungkapkan oleh ketua panitia Satu Abad SDK St. Yusuf Waipukang, Irenius Dolu Nilan. “Panitia sudah terbentuk sejak awal Tahun 2017. Kita telah merencanakan beberapa kegiatan antara lain; Pertandingan bola kaki memperebutkan piala satu abad SDK Waipukang, malam kesenian, seminar nasional dan beberapa kegiatan inovatif lainnya. Khusus bola kaki kita buat antar SD dan SMP se Kecamatan Ile Ape," tutur Iren kepada wartawan Floreseditorial.com Minggu (16/7/2017). Hal tersebut juga dibenarkan oleh Sekretaris Panitia Kanisius Ukeng. Menurut Ukeng, fokus kegiatan lebih ditujukan pada anak SD. “Oleh sebab itu kita sangat mengharapkan seluruh alumni SDK St. Yusuf Waipukang dan para simpatisan untuk bersama memberikan sumbangsih pemikiran dan juga sumbangan lainnya untuk meningkatkan kualitas generasi yang akan datang,"katanya. Khusus gerakan literasi dan kesehatan, kata Ukeng, harus benar-benar ditanamkan sejak dini agar dapat bersaing dalam dunia dewasa ini. Salah satu program lainnya adalah Program Laskar Sehat dan Cerdas yang digagas oleh beberapa aliansi kesehatan yang juga terlibat dalam kepanitiaan 100 Tahun SDK St. Yusuf Waipukang. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang alumni SDK Waipukang, Vinsen Belawa Making yang juga Wakil Ketua Stikes CHMK di Kupang. Menurut Vinsen, Lembata merupakan salah satu kabupaten yang tertinggal dalam bidang kesehatan, Salah satu masalah yang mencolok adalah tingginya angka penderita malaria. Oleh sebab itu, lanjut Vinsen, bertepatan dengan HUT satu Abad SDK Waipukang pihaknya menggandeng beberapa aliansi kesehatan seperti; Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) NTT, Jaringan Mahasiswa Kesehatan Kota Kupang/JMK3, Undana, AMMAPAI dan juga Stikes CHMK sendiri. "Tujuan kita adalah memberikan pelajaran dan pelatihan kepada anak-anak SD untuk dapat menjadi promotor dibidang kesehatan,"katanya. Pihaknya juga berkomitmen untuk memperkuat UKS di sekolah. SDK St. Yusuf Waipukang. "Harapannya pada acara puncak nanti program ini dapat di luncurkan oleh pemerintah Kabupaten Lembata," tutur Making yang juga Sekretaris Eksekutif IAKMI NTT ini. Seluruh rangkaian kegiatan ini akan dimulai dari tanggal 17 Juli dengan kick off pertandingan Sepak bola antar SD/SMP se-Kecamatan Ile Ape, berpuncak pada Pertangahan Agustus mendatang. ***(Gordi Donofan-FE)

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Kementan Pastikan Sapi Asal NTT Semuanya Aman

Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:37 WIB

Ide Logo HUT RI Ke 77 Tahun 2022

Jumat, 24 Juni 2022 | 19:28 WIB
X