• Rabu, 29 Juni 2022

Tembak Warga Manggarai Timur, Polisi Dikecam

- Sabtu, 23 September 2017 | 07:06 WIB
Floreseditorial.com - Sejumlah praktisi hukum mengecam keras perilaku kesewenang wenangan oknum kepolisian yang gemar menggunakan pistol untuk mengintimidasi masyarakat. Salah satunya datang dari Praktisi Hukum Petrus Salestinus yang mengecam keras perilaku kesewenang wenangan polisi yang menggunakan pistol untuk menembak warga. "Kapolda NTT harus memberikan perhatian serius terhadap perilaku anggota Polri yang ditempatkan di seluruh NTT" Jelas Petrus Salestinus Menurutnya dalam banyak hal polisi sering melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap masyarakat awam yang lugu dan bersahaja. "Kasus penembakan oleh seorang anggota Polisi di Borong,  Manggarai Timur terhadap Hilarius Woso, pemilik kendaraan Avanza yang ditabrak oleh mobil pickup yang dikemudikan oleh seorang anggota Polisi, menjadi salah satu bukti betapa arogannya anggota Polisi di NTT ketika membawa senjata api, baik dalam rangka tugas maupun di luar jam tugas" Jelas Petrus Salestinus Menurutnya jialau kita lihat kronologis kejadiannya, maka sebetulnya tidak ada sesuatu yang luar hiasa dalam dialog yang terjadi antara Hilarius Wolo dengan anggota Polisi yang arogan, congkak dan tidak memiliki karakter seorang pengayom, pelindung masyarakat dan penegak hukum. "Kapolres Manggarai harus segera turun tangan untuk menindak anak buahnya, tangkap dan tahan dia serta segera lakukan proses hukum" Tegas Advokat Peradi Itu.   Peristiwa penembakan terhadap korban Hilarius Wolo mngingatkan kita pada peristiwa penembakan yang dilakukan oleh anggota Polisi Air tehadap dua orang nelayan warga Pulau Pemana, Sikka di Perairan Reo, Manggarai. "Dua nelayan Pemana, Sikka ditembak saat berpapasan di perairan Reo, Manggarai pada Juli tahun 2013 yang lalu, hingga kasusnya diadili di Pengadilan Negeri Manggarai" Ungkapnya Ia menjelaskan bahwa Kapolda NTT dan Kapolres Manggarai harus segera menetralisir situasi yang bakal berkembang kearah ketidaksukaan masyarakat terhadap anggota Polri yang semakin luas, hingga terjadi krisis kepercayaan publik terhadap Polisi, rasa dendam yang meluas dari masyarakat terhadap Polisi, haya karena ulah oknum polisi yang arogan hingga main hakim sendiri hatus diakhiri. "Kapolres Manggarai seharusnya lebih fokus memperhatikan perilaku anggotanya, ketimbang lebih banyak melakukan manuver politik untuk pilkada" Jelas Petrus Salestinus Ia menambahkan bahwa akibatnya perilaku anggota Polisi yang keblabas , arogan, congkak, sewenang-wenang hingga main hakim sendiri terhadap warga masyarakat yang tidak bersalah semakin menjadi-jadi. "Ini merupakan tindakan yang mebangkangi kebijakan KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian ha g selalu mengedepanoan disiplin dan displin penggunaan senjata, sekaligus telah mencoreng upaya keras Kapolri dalam membina angotanya agar selalu menjadi pengayom bukan jadi pembantai masyarakat" Tukas Petrus Sementara pengamat hukum Laurentius Ni, S.H.M.H, kepada floreseditorial.com menuturkan bahwa Kejadian yang menimpa saudara kita yang ditembak oleh oknum polisi adalah suatu tindakan yang tidak berprikemanusiaan. "Hanya menabrak mobil saja dan itu bisa diperbaiki l,  kenapa malah harus di tembak" Jelas Dosen STKIP St. Paulus Ruteng itu. "Saya secara peribadi sangat perihatin dengan kejadian ini" Terang Laurentius Menurutnya Ada dua hal yang ingin ia soroti yaitu apakah orang tersebut betul betul anggota polisi dengan menggunakan senjata untuk melumpuhkan orang lain yang masalahnya tidak mesti menggunakan senjata dan bisa diselesaikan dgn ganti rugi. "Kalau betul polisi yang melakukan saya minta Kepolisian manggarai mengusut tuntas pelaku sekaligus untuk mengetahui identitas pelaku agar citra polisi tetap baik di mata masyarakat sebagai pengayom dan pelindung masyarakat" Tegas Laurentius Selain itu, tambah Laurentius, jikalau yang bersangkutan bukan polisi hanya dan menakut nakuti dengan mengatakan dirinya sebagai anggota polis, maka pihak kepolisiaan harus serius menangani kasus ini agar polisi tetap menjaga kewibawaannya sebagai penegak hukum. "Sangat diharapkan kerja keras kepolisian dan masyarakat untuk mengungkapnya" Pungkas Laurentius **(HR-FE)  

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Petinju Asal NTT Menang di Arab Saudi

Selasa, 28 Juni 2022 | 14:05 WIB

Puluhan Remaja Afrika Selatan Tewas di Klub Malam

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:10 WIB

Apa Saja yang Dibahas dalam KTT G7 di Jerman?

Senin, 27 Juni 2022 | 13:15 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Tiba di Jerman

Senin, 27 Juni 2022 | 12:03 WIB
X