• Jumat, 1 Juli 2022

INVESTIGASI FLORES EDITORIAL : BEBERAPA HAL ANEH DALAM KASUS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN KASAT RESKRIM POLRES MANGGARAI

- Sabtu, 22 Oktober 2016 | 06:40 WIB

BORONG, FE. Beberapa Hal aneh mencuat dalam kasus dugaan Penipuan yang mengatasnamakan kasat Reskrim Polres Manggarai Inspektur Satu (Iptu) Aldo Ferbianto.  floreseditorial.com mencoba untuk menelusuri persoalan ini dan menemukan beberapa fakta yang cukup aneh terkait persoalan tersebut, beberapa fakta aneh tersebut diantaranya:

Petikan Percakapan antara Petugas dengan ketua RW  
  1. Sebelum menghubungi target yang akan ditipu, sang penelvon terlebih dahulu menghubungi ketua RW setempat . Menurut pengakuan ketua RW Setempat Marselis jamung, Penelvon menelvon mengatasnamakan Pihak Kepolisian Polres Manggarai dan langsung mengatakan "Selamat Pagi Pak RW" . , artinya penelvon sebelumnya sudah mengetahui bahwa saya sebagai ketua RW disini" Ujar Marselis. Lebih lanjut ketua RW mengatakan " Suara penelvon sama persis dengan orang yang menelvon Philipus mengatasnamakan kasat reskrim yang  meminta uang tebusan tersebut"
  2. Petugas yang mengatasnamakan petugas kepolisian Polres Manggarai , yang menghubungi korban yang akan dijadikan target penipuan,  menggunakan nomor ponsel dari area yang sama dengan nomor ponsel yang menghubungi Korban penipuan, lebih anehnya lagi nomornya sangat Mirip, walaupun tidak sama . Media ini mencoba mencari tau kepada pihak yang mengetahui area - area dari nomor tersebut. Salah seorang petugas mengatakan " nomor tersebut berada didalam satu Dos yang sama, karena memiliki Angka yang sama, cuma berbeda di Angka bagian belakangnya saja yang berbeda" ujar petugas yang tidak mau namanya dimediakan ini.
  3. Menurut Pengakuan Philupus (Orang yang di Tipu,Red)  " Petugas yang menghubungi saya langsung mengetahui nama lengkap dari Gregorius matu (Tetangga,red) dan meminta berbicara dengan istri dari Bernadus Jebeot (Tersangka yang ditahan Polres Manggarai, Red) Itupun petugas juga langsung menyebut nama lengkap dari sang Istri, artinya penelvon sebelumnya sudah mengetahui identitas kami yang menjadi target yang akan di tipu, makanya kami percaya karena dia mengetahui nama kami semua " ujar Philipus
  4.  Berikut Media ini mencoba menampilkan kembali percakapan antara sang penelvon yang mengatasnamakan kasat reskrim Polres Manggarai[audio mp3="https://m.assets.promediateknologi.com/crop/0x0:0x0/750x500/photo/floreseditorial/2016/10/Voice-1.mp3"][/audio]
  5. Saat media ini mencoba menghubungi kembali nomor - nomor tersebut, semuanya sudah tidak aktif dan berada diluar jangkauan. Saat megnhubungi Pihak Operator telkomsel untuk mencari tau keberadaan dan area dari nomor tersebut, Operator Telkomsel mengatakan " Langsung saja menghubungi pihak kepolisian, karena pihak kepolisian sudah memiliki sistem tersendiri untuk mencari tau keberadaan dari nomor - nomor tersebut.
  Ditemui dikediamannya Philipus mengatakan " masalah ini sudah kita laporkan ke Pihak berwajib di Polsek Borong, saya berharap pihak kepolisian segera merespon laporan tersebut agar persoalan ini bisa diusust sampai tuntas" ujar Philipus// Kontributor:AK.FE-01 Editor        : YS.FE-02 Investigator: TH.FE-08

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

X