Jembatan Wae Wake Dibangun, Masyarakat Apresiasi Kinerja Pemda Matim

- Selasa, 8 November 2016 | 02:25 WIB
Helikopter BNPB Antar Logistik Penanganan Covid-19 Untuk Sikka
Helikopter BNPB Antar Logistik Penanganan Covid-19 Untuk Sikka

Borong,FE. Jembatan Wae Wake,di kampung Waso,desa Bea Waek,Kecamatan Poco Ranaka,Kabupaten Manggarai Timur,mulai di bangun oleh Pemerintah Daerah Matim tahun 2016 ini. Wae Wake ini menghubungkan desa Bea Waek dan Desa Lenang,juga Merupakan penghubung jalur alternatif Poco Ranaka Utara menuju Mano. Di wilayah ini banyak hasil pertanian seperti,kopi, cengkeh,kakao, merica,dan kemiri.

Selama ini potensi daerah ini sulit untuk di distribusikan pusat perekonomian lantaran Wae Wake belum dibangun jembatan. Warga sekitar Wae Wake pun sedikit optimis dengan di bangunnya jembatan Wae Wake,maka harga jual barang(sembako.red) akan lebih murah dan harga beli komoditas pertanian lebih tinggi dari biasanya dan dapat membantu ekonomi masyarakat.

Mereka juga berharap tarif kendaraan lebih murah dari sebelumnya. Domi Deos,warga desa Bea Waek,kepada Floreseditorial.com mengatakan,"jembatan Wae Wake sangatlah dibutuhkan masyarakat saat ini,apalagi lokasi perkebunan petani banyak yang berada di seberang sungai ini.Selama ini ketika musim penghujan kami tidak bisa memperhatikan tanaman kami,lantaran sungai tidak bisa disebrangi. Dengan dibangunnya jembatan Wae Wake ke depan kami akan dengan mudah menyeberangi sungai untuk pergi bekerja merawat tanaman pertanian,sebab bisa menumpang kendaraan di jalur ini. Selama ini mobil dan motor tidak bisa melewati jalur ini,"ungkapnya.

Ia melanjutkan,"Sekarang,kami sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah Manggarai Timur,karena sudah memperhatikan jalur ini.Di sekitar jembatan,warga desa Lenang yang enggan di sebutkan namanya kepada Floreseditorial.com mengatakan,"selama ini kami sangat sulit ke Ruteng dan ke Borong untuk menjual hasil komoditas pertanian. Apalagi saat hujan,Wae Wake tidak bisa diseberangi.Kami terpaksa melewati jalur lain dengan tarif transportasi yang sangat mahal.Kedepannya kami bebas menggunakan jasa ojek atau mobil taxi tanpa harus pikul beban dengan tenaga sendiri.Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan utama masyarakat,kami merasa puas,"tutup warga Lenang ini kepada Floreseditorial.Com. // Kontributor : NT-FE, Editor : YS-FE

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Polda Metro Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:29 WIB

NTT Berpotensi Jadi Arab Saudi Kedua, Ada Apa?

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:19 WIB

Sekjen Partai Berkarya Tepis Kisruh Internal

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB
X