• Kamis, 26 Mei 2022

Bupati Matim Launching Program Organisasi Penggerak

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 06:06 WIB
peluncuran
peluncuran

Borong, Floreseditorial.com - Bupati Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Agas Andreas,SH,M.Hum melaunching Program Organisasi Penggerak (POP) bagi 42 sekolah sasaran POP di Kabupaten Matim yang berlangsung di aula lantai dua Koperasi AMT. Kamis (28/10/21). Peluncuran POP tersebut juga atas dasar kerja sama Wahana Visi Indonesia (WVI) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Bupati Matim Agas Andreas,SH,M.Hum dalam sambutannya menyampaikan, peluncuran Program Organisasi Penggerak (POP) ini salah satu dari sekian program merdeka belajar yang dicanangkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi Republik Indonesia. Program Merdeka Belajar yang sudah dicanangkan tersebut terimplementasi dalam 11 (sebelas) episode. "Semua Program yang sudah pasti akan selalu dijalankan dengan baik. Hal ini diperkuat akan komitmen pemerintah terhadap kemajuan dunia pendidikan di Indonesia". Bupati Agas menjelaskan, pemerintah senatiasa berkomitmen untuk terus membangun pendidikan. Perlu kita menyadari bahwa kondisi ideal pendidikan dan kebudayaan nasional yang kita cita-citakan masih jauh dari harapan. "Kita terus berusaha keras memperluas akses pendidikan yang berkualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat, lapangan pekerjaan dan kebutuhan pembangunan", ungkapnya. Kata Bupati Agas, cita-cita pendidikan dan kebudayaan nasional hanya bisa terwujud jika kita bekerja keras dan berdaya jelajah luas. Hanya dengan cara ini kerja pendidikan dan kebudayaan dapat menjangkau dengan baik. "Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dengan cara dan upayannya sendiri berkomitmen jelas dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah ini", ungkapnya. Bupati Agas menjelaskan komitmen Pemda Matim sangat jelas dan kuat, ini terbukti dalam visi-misi yaitu, mewujudkan masyarakat Manggarai Timur yang sejahtera, berdaya dan berbudaya. Dengan meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan ketrampilan, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Disampaikan Bupati Agas, program organisasi penggerak ini adalah bagian dari Kebijakan merdeka belajar yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menjawab kebutuhan dan tantangan penguatan SDM di negeri ini. "Kita semua tahu bahwa kebijakan merdeka belajar merupakan langkah untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan Indonesia yang memiliki profil pelajar pancasila. Di Kabupaten Manggarai Timur, tambah Bupati Agas, organisasi kemasyarakatan yang dipercayakan untuk menjadi organisasi penggerak adalah Wahana Visi Indonesia. WVI hadir di Manggarai Timur bukan baru. Kehadirannya sudah lama dan sudah banyak membantu pemerintah daerah dalam memajukan mutu pendidikan di daerah ini. "Kehadiran WVI tidak menjadi asing dan baru bagi sekolah-sekolah di Manggarai Timur, terutama untuk 42 (empat puluh dua) sekolah yang didampingi oleh WVI". Bupati Agas meminta, kehadiran Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam kapasitasnya sebagai organisasi penggerak, semakin memperbanyak literasi kegiatan dalam upaya memajukan pendidikan di Manggarai Timur. Kami percaya WVI bisa melaksanakan itu semua dengan baik. Terpantau turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis PPO Matim Drs. Basilius Teto, Sepesialis Pendidikan Vahana Visi Indonesia Adhimas Wijaya, Manajer Wahana Visi Indonesai Manggarai Timur Natalia Hety Dudy dan 42 kepala sekolah sasaran POP tingkat Kabupaten Matim.

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Konvoi Pembalap Formula E Di Monas Dibatalkan

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:00 WIB

Tujuh Komisioner Baru KIP Diangkat Menkominfo

Jumat, 20 Mei 2022 | 22:02 WIB
X