Wae Musur Terkatung-katung, Pemkab Matim Upayakan Peningkatan Status Jalan

- Rabu, 10 November 2021 | 01:57 WIB
wae musur
wae musur

Borong, Floreseditorial.com - Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, menyentil kawasan Wae Musur yang hingga saat ini belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah. Menurut Bupati, untuk membangun kawasan tersebut, pemerintah membutuhkan alokasi anggaran sekitar Rp.50 Miliar Hal ini disampaikan Agas menjawab keluhan warga Desa Lidi, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang belakangan kembali menjadi sorotan media. “Pemkab Matim punya perhatian terhadap pembangunan jembatan Wae Musur, namun saat ini kita kekurang anggaran akibat Covid-19,” kata Bupati Agas Andreas, di Borong, Selasa (09/11/2021). Selain dilanda pandemi, label kemiskinan ektrem yang melekat, turut membuat pemerintah ‘pecah fokus’ membangun kawasan Wae Musur. “Coba kalau tidak Covid, belum lagi Kemiskinan Extrem ini, uang semua disalurkan ke masyarakat”, ujarnya. Disampaikan Bupati Agas, pihaknnya sedang berusaha agar jalur selatan dari Wae Care hingga perbatasan Manggarai akan ditingkatkan menjadi jalan strategis Nasional. “Sehingga ruas jalan tersebut bisa diintervensi Pemerintah pusat. Saya sudah minta PU kemarin untuk survey disana ya”, tukas Bupati. Laporan: Angelus Durma

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Sekjen Partai Berkarya Tepis Kisruh Internal

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB

Waspada!! Ada Gereja Sesat di Manggarai

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:43 WIB

Polisi Awasi Kawasan Monas Antisipasi Balapan Liar

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:09 WIB

Lemkapi Harapkan Polri Segera Berantas Judi Daring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:40 WIB
X