• Minggu, 26 Juni 2022

Terkait Masalah Kawasan Bowosie, Waket II DPRD Mabar: Jangan Anggap Remeh Tuntutan Rakyat

- Selasa, 16 November 2021 | 09:38 WIB
619C141D-2CE2-48C2-BAF5-ACCF9927D877
619C141D-2CE2-48C2-BAF5-ACCF9927D877

Labuan Bajo, Floreseditorial.com - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Daerah ( DPRD ) kabupaten Manggarai Barat, Marsel Jeramun, menanggapi serius tuntutan yang disampaikan melalui demonstrasi yang lakukan oleh warga Kesatuan Masyarakat Racang Buka (KMRB) yang merupakan para penghuni (pertanian, perkebunan, dan pemukiman) dalam Kawasan Hutan Produksi Nggorang - Bowosie RTK.108 Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Senin (15/11/2021) kemarin. Menurut Marsel Jeramun, apa yang menjadi hak masyarakat tentu harus diperhatikan secara serius oleh Pemerintah daerah. “Atas dasar apa pemerintah menolaknya. Saya kira masyarakat datang untuk menuntut haknya, dan apa yang menjadi hak masyarakat harus diberikan ke masyarakat, tak ada alasan pemerintah untuk menolak," ungkapnya saat ditemui oleh media ini di ruang kerjanya, Senin (15/11/2021). Menurutnya, aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok masyarakat tersebut harus menyadarkan para pengambil kebijakan seperti pemerintah daerah dan DPRD agar tidak menganggap remeh tuntutan rakyat dan tidak bertele-tele mengambil keputusan untuk memperjelas hak masyarakat. "Jangan menciderai perasaan masyarakat, jangan bertele-tele untuk mengambil keputusan demi memperjelas hak mereka, kita bisa bayangkan pengorbanan masyarakat yang datang kesini untuk menagih haknya," ungkapnya. Ia juga mempertanyakan kebijakan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan yang kini menuai penolakan masyarakat Rancang Buka. "Jangan untuk kepentingan korporasi, investasi, cepat diproses, contohnya dalam hiba tanah ke pemerintah pusat cepat sekali tetapi untuk masyarakat ini lambat sekali", ungkapnya. Ketua DPD PAN Mabar itu menjelaskan, pemerintah daerah telah diberikan kewenangan oleh undang-undang untuk mengambil keputusan. "Pemerintah bisa panggil BPN, KPH dan bisa berdiskusi dengan DPRD untuk melihat sama-sama duduk masalah, karena hari ini, rakyat telah datang sekaligus mempertanyakan keseriusan kita dalam mengatasi masalah ini", ucapnya. Laporan: Roby

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Kementan Pastikan Sapi Asal NTT Semuanya Aman

Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:37 WIB

Ide Logo HUT RI Ke 77 Tahun 2022

Jumat, 24 Juni 2022 | 19:28 WIB
X