Mobil Dinas PUPR Matim Macet di Perbatasan Matim - Ngada

- Kamis, 2 Desember 2021 | 08:49 WIB
7C2E2242-4297-480C-A956-803588BEB2D2
7C2E2242-4297-480C-A956-803588BEB2D2

Borong, Floreseditorial.com - Akibat nekad menerobos Sungai Wae Saok, mobil milik dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) macet di tengah suangai. Mobil bantuan Pusat tahun Anggaran 2021 itu diketahui datang dari arah Kota Bajawa kabupaten Ngada dan melintasi sungai Wae Saok menuju Woko Ledu, Desa Modingaran, kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Matim, Kamis (02/12/2021). Namun karena debet air yang cukup tinggi, mobil tersebut pun macet di tengah sungai. Ferdinandus, salah seorang warga setempat, menjelaskan, dikarenakan tak adanya jembatan penyeberangan di wilayah itu, mobil tersebut nekad menerobos sungai Wae Saok, yang merupakan sungai di wilayah perbatasan antara kabupaten Matim dan Kabupaten Ngada. “Om sopirnya nekad sekali, Sopir di sini biasanya tak berani. Apalagi kalau sedang musim hujan begini,” imbuhnya. Ia menambahkan, masyarakat Woko Ledu, Desa Mosi Ngaran biasanya akan terisolasi ketika musim hujan tiba atau saat debet air sungai Wae Saok sedang tinggi. Hal ini dikarenakan warga setempat biasanya menjual hasil bumi milik mereka ke kabupaten tetangga. “Namun jika musim hujan atau saat debet air sedang tinggi, Kami tak bisa kemana mana, Karena tak ada Jembatan di sini. Tapi om sopirnya dinas PU ini nekad,” tukasnya.

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Sekjen Partai Berkarya Tepis Kisruh Internal

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB

Waspada!! Ada Gereja Sesat di Manggarai

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:43 WIB

Polisi Awasi Kawasan Monas Antisipasi Balapan Liar

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:09 WIB

Lemkapi Harapkan Polri Segera Berantas Judi Daring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:40 WIB
X