• Minggu, 26 Juni 2022

Sengkarut Oknum Polisi dan Warga di Labuan Bajo, Polisi Sebut YAT Mengaku Sebagai Anggota Densus 88

- Kamis, 16 Desember 2021 | 17:46 WIB
PicsArt_12-17-01.41.51
PicsArt_12-17-01.41.51

Labuan Bajo, Floreseditorial.com - Kabar terkait Oknum anggota Polres Manggarai Barat (Mabar) berinisial J, yang diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap YAT (35), warga Cowang Ndereng, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo kini menjadi sorotan sejumlah media. Kepada wartawan, YAT (35) mengatakan, kejadian penganiayaan yang menimpa dirinya saat berada di Cafe Paradaise pada Minggu (12/12/2021) dini hari. Dalam keterangannya yang diperoleh media, saat itu, dirinya mengakui tengah berada dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol. Ia sendiri tidak mengingat dengan detail kejadian penganiyaan yang dialaminya. "Waktu itu kira–kira pukul 2 pagi. Saya memang dalam posisi on (mabuk), saat hendak keluar dari pintu Cafe saya bertemu salah seorang anggota Polisi. Dia bertanya kepada saya apakah saya anggota atau tidak. "Kamu anggota kah?" Begitu ucapnya kepada saya. Tiba–tiba saya langsung dipukul," jelasnya. Mengenai pengakuan korban, anggota Reskrim Polres Manggarai Barat, Brigpol J mengatakan dirinya saat itu sedang lakukan penyelidikan terkait kasus pencurian Handphone yang sedang marak terjadi di wilayah hukum Polres Manggarai Barat. "Saya hadir di Cafe tersebut sekira pukul 23.30 Wita, untuk mengikuti salah satu yang kita duga pelaku pencurian HP tersebut," ungkapnya. Saat menjalankan tugas, Brigpol J menemukan salah seorang pengunjung yang mabuk dan sedang beradu mulut dengan pengunjung lainnya. Lalu dirinya mencoba untuk melerai kedua pengunjung tersebut. "Waktu itu, saya berdiri disudut kanan Cafe tersebut dan melihat ada pengunjung yang mabuk sedang cekcok mulut dengan pengunjung lainnya, sehingga saya mendatangi keduanya dan memisahkan mereka," ujar Brigpol J, Kamis (16/12/2021). Saat mencoba melerai, kata Brogpol J, YAT mengakui bahwa dirinya adalah anggota Densus 88. "Saat saya coba melerai dan menanyakan ada masalah apa, namun Ia mengaku bahwa dirinya anggota Densus 88," katanya. Mendengar hal tersebut, Brigpol J pun bertanya kepada YAT, dia bertugas di wilayah mana, namun pertanyaan yang disampaikan tidak dihiraukan. Bahkan diakui Brigpol J bahwa YAT mencoba melakukan perlawanan. "Saya mencoba menanyakan indentitas, mulai dari tempat tugas hingga dulu pendidikan dimana??, namun dia tidak menghiraukan dan sempat mencoba untuk melawan," jelas Brigpol J. Akhirnya saya mengamankan yang bersangkutan keluar dari Cafe tersebut, karena saya melihat situasi sudah mulai tidak kondusif dan banyak pengunjung yang lain sudah mulai menyerang. Saya melindungi Dia supaya jangan jadi bulan–bulanan pengunjung lainnya sampai saya pun terjatuh akibat pukulan dari para pengunjung," tambahnya. Selanjutnya, anggota Reskrim Polres Manggarai Barat membawa YAT ke Markas Polres Manggarai Barat untuk ditanyai lebih lanjut. "Sesampai di Polres, Saya kembali bertanya kepada saudara YAT tentang identitas diri, seperti Kartu Anggota dan identitas yang memperkuat bahwa dirinya merupakan anggota Densus 88. Namun akhirnya saudara YAT (35) mengakui bahwa dirinya bukan anggota Densus melainkan dia hanya iseng saja waktu di Cafe tadi," tutur Brigpol J Setelah ditanya tentang identitas, Brigpol J meminta salah satu anggota untuk mengantar YAT pulang ke rumahnya yang berada di Cowang Ndereng. "Setelah saudara YAT mengakui perbuatannya, Saya memberikan nasihat kepadanya agar lain kali tidak melakukan perbuatannya lagi. Kemudian Saya meminta tolong kepada salah satu anggota untuk mengantar saudara YAT pulang ke rumahnya, dikarenakan Ia masih dalam kondisi mabuk berat," ucapnya. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak memukul YAT, melainkan dirinya hanya mengamankan saja. Tetapi diakuinya bahwa saat itu begitu banyak orang di Cafe yang mencoba memukul YAT dan Ia membawanya keluar dari dalam Cafe tersebut. "Kalau soal berita yang beredar, yang mengatakan bahwa saya pukul warga, saya katakan itu tidak sesuai dengan kejadian, saya waktu mengamankan dia, karena banyak pengunjung di sana mencoba untuk memukul dia," ucap anggota Reskrim itu. Untuk diketahui, saat ini kasus tersebut sedang dalam penanganan pihak kepolisian. (FEC/Red)

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Kementan Pastikan Sapi Asal NTT Semuanya Aman

Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:37 WIB

Ide Logo HUT RI Ke 77 Tahun 2022

Jumat, 24 Juni 2022 | 19:28 WIB
X