• Rabu, 29 Juni 2022

Dalam Kurun Waktu 18 Tahun, BPN Mabar Terbitkan Tiga Sertiifikat Berbeda atas Bidang Tanah yang Sama di Labuan Bajo

- Selasa, 28 Desember 2021 | 01:12 WIB
Picsart_21-12-28_09-06-28-492
Picsart_21-12-28_09-06-28-492

Labuan Bajo, Floreseditorial.com - Mengantongi sertifikat tanah di Labuan Bajo, nampaknya tidak menjamin bahwa tanah tersebut benar - benar milik orang yang namanya tertera di dalam sertifikat tersebut. Pasalnya, saat ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manggarai Barat (Mabar) kerap ceroboh dan bisa menerbitkan beberapa sertifikat berbeda atas bidang tanah yang sama. Hal ini dialami oleh pihak keuskupan Denpasar yang tanahnya disertifikatkan kembali oleh BPN Mabar. Data yang dihimpun media ini, BPN Manggarai Barat telah menerbitkan sertifikat tanah berlokasi di Labuan Bajo atas nama pemilik Keuskupan Denpasar dengan nomor sertifikat 532 pada tahun 1994. Anehnya puluhan tahun kemudian yakni pada tahun 2014, BPN Manggarai Barat kembali menerbitkan beberapa sertifikat baru di atas tanah keuskupan Denpasar tersebut. Belakangan, melalui Berita Acara Pengukuran Pengembalian Batas No. 25/2017, Kantor BPN Manggarai Barat mengakui bahwa pihaknya telah melakukan kesalahan administrasi atas terbitnya sertifikat lain di atas tanah bersertifikat milik Keuskupan Denpasar tersebut. Dalam Berita Acara yang ditandatangani Kepala Subseksi Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, Fredy Bahtiar, Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan, CH Mudasih, S.ST dan mengetahui Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat, I Gusti Made Anom Kaler, jelas menyebut Kantor BPN Manggarai Barat telah melakukan kesalahan administrasi. Bahwa di atas sertifikat M.532 telah terjadi kesalahan administrasi yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat, sehingga telah diterbitkan beberapa sertifikat atas nama pihak lain, yakni M.2067/Labuan Bajo, M.2069/Labuan Bajo atas nama Hendrikus Adi Suharto dan M.2070/Labuan Bajo atas nama Abdul Fatah. Persidangan Kasus ini sendiri saat ini tengah berproses di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang. Informasi yang diterima Media Ini dari kuasa hukum Keuskupan Denpasar menyebutkan bahwa putusan atas perkara penerbitan sertifikat ganda tersebut akhir Desember 2021 atau awal Januari 2022 mendatang. Menanggapi proses persidangan kasus tersebut, pakar Hukum Tata Negara, Universitas Udayana Denpasar, Dr.Jimmy Z. Usfunan, SH.MH, menegaskan, bahwa sengketa antara Keuskupan Denpasar dengan pihak Kantor BPN Manggarai Barat tersebut dapat dijadikan momentum bagi aparat penegak hukum untuk mengejar permainan mafia tanah yang akhir-akhir ini marak terjadi, termasuk di Labuan Bajo. “Saya ingin tegaskan bahwa poin yang penting dari proses peradilan di PTUN Kupang terhadap kasus penerbitan sertifikat ganda atas tanah milik Keuskupan Denpasar di Labuan Bajo, juga seharusnya menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk mengejar permainan mafia tanah yang akhir-akhir ini marak terjadi, termasuk di labuan bajo,” ujar Jimmy Usfunan saat diwawancarai media ini, Sabtu (25/12/2021). Sementara itu kepala Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) kabupaten Manggarai Barat Budi Hartanto mengatakan permasalahan tersebut masih proses di pengadilan sehingga pihaknya menunggu keputusan pengadilan untuk ditindak lanjuti "Terkait permasalahan tanah itu sekarang sedang proses di pengadilan sehingga kami menunggu hasil putusan pengadilan baru kami bisa tindaklanjuti dari hasil penetapan pengadilan", ungkap Budi saat dikonfirmasi oleh media ini pada Senin (27/12/2021) petang. Sebelumnya ramai diberitakan media daring lokal maupun nasional bahwa BPN Manggarai Barat telah melakukan kecerobohan dengan menerbitkan tiga sertifikat tanah di atas tanah bersertifikat milik Keuskupan Denpasar di labuan Bajo. Ulah Kantor BPN Manggarai Barat tersebut yang menerbitkan 3 sertifikat baru di atas tanah bersertifikat milik Keuskupan Denpasar dengan jarak waktu 18 tahun, tak pelak membuat kinerja Kantor BPN Manggarai Barat jadi sorotan masyarakat, terutama di media sosial. Laporan: Roby

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Petinju Asal NTT Menang di Arab Saudi

Selasa, 28 Juni 2022 | 14:05 WIB

Puluhan Remaja Afrika Selatan Tewas di Klub Malam

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:10 WIB

Apa Saja yang Dibahas dalam KTT G7 di Jerman?

Senin, 27 Juni 2022 | 13:15 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Tiba di Jerman

Senin, 27 Juni 2022 | 12:03 WIB
X