Tanpa Petugas di Puskesmas, Pasien Asal Kisol Dilarikan ke Puskesmas Borong, Kapus Berdalih Kain Kasa Habis

- Selasa, 4 Januari 2022 | 15:49 WIB
images - 2022-01-04T234407.978
images - 2022-01-04T234407.978

Borong, Floreseditorial.com - Pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puksemas) Kisol, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) kembali menjadi sorotan. Pasalnya, tenaga kesehatan yang seharusnya tetap menjalankan tugas di Puskesmas tersebut justru tidak berada di tempat saat pasien datang meminta pertolongan untuk dirawat. Hal ini dialami, Lukas Minggu, pasien asal Kisol Kelurahan, Tanah Rata, Kecamatan, Kota Komba, Kabupaten Matim yang terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas Borong untuk mendapatkan pertolongan karena mengalami pendarahan hebat di tangannya usai terluka terkena sabetan parang saat mencari pakan ternak. “Saya diantar keluarga ke Puskesmas Kisol, karena tangan saya mengalami pendarahan hebat, karena terkena sabetan parang saat cari rumput sapi,” katanya, Selasa (04/01/2022). Tiba di Puskesmas, pihaknya justru mendapati puskesmas dalam keadaaan kosong tanpa petugas. “Adik saya lalu lari ke rumah petugas medis terdekat, agar bisa segera ke Puksemas, tapi sia-sia,” kayanya. Ia menjelaskan, karena tak ada petugas, keluarga pun terpaksa membawa dirinya ke Puskesmas Borong. Dirinya mengaku kecewa dengan amburadulnya jadwal petugas medis yang bertugas di Puskesmas tersebut. "Pelayanan seperti apa ini. Ada Puskesmas terdekat tapi tak bermanfaat hingga pasien harus dilarikan ke Puskesmas lain", imbuhnya. Iapun berharap agar kepala dinas kesehatan kabupaten Matim mengevaluasi pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut. Sementara Kepala Puskesmas (Kapus) Kisol Heribertus Paul kepada media membantah tudingan pasien terkait ketiadaan tim medis di Puskesmas Kisol. "Saya ke Borong Jam 11.30 dan di Puskesmas masih ada tim medis. Mereka pulang kerja jam 14.30. Sementara tim medis yang lain ada di seminari Pius XII Kisol, ada kegiatan vaksin", ungkapnya. Ia juga mengakui, saat ini, Puskesmas sedang mengalami kekosongan kain kasa untuk merawat luka pasien. “Kain kasa untuk balut luka sudah habis, masih dalam proses pengajuan ke Pemerintah Matim,” tukasnya. (FEC/Red)

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Polda Metro Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:29 WIB

NTT Berpotensi Jadi Arab Saudi Kedua, Ada Apa?

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:19 WIB

Sekjen Partai Berkarya Tepis Kisruh Internal

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB
X