• Minggu, 26 Juni 2022

21 Ekor Sapi Ilegal di Nanga Nae, Akan  Kembali Diselundupkan

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 14:57 WIB
IMG-20220115-WA0063
IMG-20220115-WA0063

Ruteng, Floreseditorial.com -- Kampung Nanga Nae, Desa Para Lando, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai diduga salah satu tempat penampungan sapi-sapi ilegal yang akan diselundupkan ke luar daerah seperti Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penyelundupan sapi secara ilegal tersebut, bukan hanya terjadi kali ini, tetapi sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Meski sudah sering terjadi, namun aksi penyelundupan sapi selalu saja luput dari pantauan. Data terakhir yang berhasil dihimpun Floreseditorial.com, ada 21 ekor sapi yang terdiri dari 6 ekor sapi betina dan 15 ekor sapi jantan yang akan diselundupkan ke Bima (NTB). Saat ini, puluhan ekor sapi tersebut diikat di pinggir muara Nanga Nae, tepatnya di lahan milik Kamelus Parme (53). "Penyelundupan sapi ilegal ini sudah berlangsung lama, tapi anehnya selalu saja luput dari pantauan petugas,” katanya HS, pada (14/01/2022). Dikatakan juga, sapi-sapi tersebut dikumpulkan pada satu tempat, lalu diangkut menggunakan perahu motor. “Kalo bukan sore hari saat sepi, kadang muat malam pak. Sapi yang diselundupkan tersebut kebanyakan sapi yang masi produktif pak,” lanjut HS. Informasi yang dihimpun Floreseditorail.com, muara pantai Nanga Nae yang berjarak 200 meter dari lokasi tersebut, selalu dijadikan pelabuhan penyelundupan sapi ilegal. Laporan: Firman Jaya Editor: Waldus Budiman

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Kementan Pastikan Sapi Asal NTT Semuanya Aman

Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:37 WIB

Ide Logo HUT RI Ke 77 Tahun 2022

Jumat, 24 Juni 2022 | 19:28 WIB
X