• Rabu, 29 Juni 2022

Polres Nagekeo Diduga Tak Mau Memproses Laporan Warga Rendu

- Selasa, 18 Januari 2022 | 07:08 WIB
IMG-20220118-WA0028
IMG-20220118-WA0028

Nagekeo, Floreseditorial.com -- Kepolisian Resor (Polres) Nagekeo  tidak memproses laporan warga Rendu, Desa Rendu Botowe, Kecamatan Asesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban intimidasi dari aparat keamanan. Willy, salah satu masyarakat adat Rendu saat konferensi pers menjelaskan, ada empat laporan dari warga  yang saat ini masih di meja Kepolisian dan tidak jelas proses lanjutannya. Willy merinci, pernah melayangkan laporan pengerusakan rumah jaga, penganiayaan dan laporan atas dugaan fitnaan yang pernah terjadi. "Ada laporan terkait tindakan pengerusakan rumah jaga oleh aparat pada tahun 2016 dan 2018 dan laporan dugaan fitnaan," ujar Willy, Senin (17/01/2022) kemarin. Willy menambahkan, laporan–laporan tersebut  pernah dilayangkan ke Polsek Asesa dan Polres Nagekeo, NTT. "Tindakan pengerusakan rumah jaga, kita laporan dua kali yakni tahun 2016 dan 2018 dan tindakan kekerasan dan fitnaan kita laporkan tahun 2020 tapi tidak pernah proses," tambahnya lagi. Willy meminta, agar Polres Nagekeo segera memproses laporan–laporan tersebut. Sebagai penegak hukum, kata Willy, pihak Kepolisian harus dapat memberikan kepastian terhadap laporan itu. "Hukum jangan tajamnya ke bawa tumpul ke atas," tutupnya. Laporan–laporan tersebut erat kaitannya dengan polemik penolakan lokasi pembangunan waduk Lambo di Lowose, Desa Rendu Botowe. Masyarakat adat di desa itu menolak penetapan lokasi pembangunan waduk, selain dekat dengan pemukinman warga juga lokasi tersebut merupakan tanah ulayat. Laporan: Ignasius Tulus Editor: Waldus Budiman

Editor: Admin Flores Editorial

Terkini

Petinju Asal NTT Menang di Arab Saudi

Selasa, 28 Juni 2022 | 14:05 WIB

Puluhan Remaja Afrika Selatan Tewas di Klub Malam

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:10 WIB

Apa Saja yang Dibahas dalam KTT G7 di Jerman?

Senin, 27 Juni 2022 | 13:15 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Tiba di Jerman

Senin, 27 Juni 2022 | 12:03 WIB
X