• Jumat, 27 Mei 2022

Tak Bayar Upah Kerja, Pemilik Bengkel Ancam Jual Kendaraan Dinas Pemkab Matim

- Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
Picsart_22-01-19_18-42-05-829
Picsart_22-01-19_18-42-05-829

Borong, Floreseditorial.com -- Ivan mengancam akan menjual sepeda motor (Yamaha Vixion) milik Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Penyebabnya  tidak membayar upah kerja dan sparepart di bengkelnya. Demikian Ivan, total biaya secara keseluruhan senilai Rp 6. 420.000 sejak tahun 2018 silam. “Dinas Nakertrans belum membayar jasa perbaikan motor dinas yang sudah saya perbaiki sejak tahun 2018 silam,” kata Ivan. Sepeda motor tersebut belum melunasi segala  administrasinya. “Mereka tidak bayar,” katanya geram. Ivan mengatakan, tanggal 20 Juli 2018,  pegawai datang memperbaiki motor di bengkelnya. "Saat itu motor tersebut tidak gunakan nomor polisi seperti motor Dinas pada umumnya. Pegawai tersebut juga memberikan uang ke Saya senilai Rp 450.000. Kata dia nanti belakangan baru di kasih lunas jika motornya sudah saya perbaiki,” imbuhnya. Ivan juga menunjukkan kwitansinya. "Tapi sajak saat itu sampai sekarang mereka tidak juga bayar upah saya. Padahal semua biasa sudah saya cantumkan di kwitansi,” tandasnya. Kepala Dinas Nakertrans belum berhasil diKonfirmasi media terkait Motor dinas yang ‘mengeram’ selama empat tahun di bengkel itu. Laporan: Firman Jaya Editor: Waldus Budiman

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

Jerman Longgarkan Aturan Masuk Terkait COVID-19

Kamis, 26 Mei 2022 | 06:00 WIB

Konvoi Pembalap Formula E Di Monas Dibatalkan

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:00 WIB
X