Kadis DLH Matim Akui Permintaan Duit 40 Juta ke Pengusaha

- Kamis, 27 Januari 2022 | 05:25 WIB
Picsart_22-01-27_12-56-23-924
Picsart_22-01-27_12-56-23-924

Borong, Floreseditorial.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Donatus Datur mengakui permintaan uang sebesar Rp. 40 juta kepada pihak pengusaha. Kata Donatus, taksiran biaya tersebut guna melengkapi Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) hingga sidang persetujuan kelayakan lingkungan oleh DLH Matim. Ia menjelaskan, prosedur Amdal terdiri dari beberapa tahap seperti proses penapisan (Screening) wajib Amdal, proses pengumuman, penyusunan dan penilaian KA-ANDAL, RKL dan RPL hingga sidang dan persetujuan kelayakan lingkungan. Demikian Donatus, anggaran tersebut termasuk biaya jasa tim penyusun yang terlibat dalam proses pembuatan dokumen hingga sidang. “Yang susun itu bukan sembarang orang, tapi tim profesional, makanya saya sampaikan biayanya mencapai sekitar 40 juta, dan itu benar keluar dari mulut saya,” kata Kadis Donatus, Rabu (26/01/2022). Menurut Donatus, untuk menyelesaikan sebuah dokumen, membutuhkan waktu yang sangat lama dan akan berdampak pada anggaran. “Yang di dinas lingkungan hidup itu hanya biaya sidang, makan minum, ATK, sementara untuk jasa ke DLH, hanya Rp. 235 ribu,” kata Kadis Donatus. Untuk diketahui, polemik dugaan permintaan upeti oleh DLH Matim berawal dari terbongkarnya kabar tentang gudang penampung semen Tiga Roda yang belokasi di Wae Wole, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), sudah tiga tahun belum mengantongi izin. Data yang terhimpun oleh media ini, selain dibangun di tengah pemukiman warga, gudang semen yang berada di kampung Kaju Karo itu belum memiliki izin lingkungan dan izin mendirikan bangunan (IMB). Pembiaran pendirian gudang semen tanpa izin dan beroperasi ilegal selama tiga tahun terakhir pun memunculkan sejumlah spekulasi. Kabar yang beredar, ada setoran dan permintaan ‘bawah tangan’ oleh pihak DLH Matim sebagai salah satu OPD teknis. Namun Donatus membantah bahwa biaya tersebut adalah upeti bagi dinasnya. (FEC/Red) Editor: Waldus Budiman

Editor: Admin Flores Editorial

Tags

Terkini

4.642 Personel Gabungan Amankan Sidang Tahunan 2022

Selasa, 16 Agustus 2022 | 08:52 WIB
X