• Sabtu, 2 Juli 2022

Kepala Desa di Manggarai Timur Bunuh Diri, Psikolog: Bisa Menjadi Semacam Role Model

- Rabu, 25 Mei 2022 | 18:20 WIB
Praktisi dan Konsultan Psikologi, Jefrin Haryanto (Dokpri)
Praktisi dan Konsultan Psikologi, Jefrin Haryanto (Dokpri)

Floreseditorial.com - Warga kabupaten Manggarai Timur (Matim) kembali dihebohkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh Kepala desa Benteng Rampas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur Benyamin Fansi Ardi Antang, pada Rabu (25/05/2022) pagi.

Peristiwa ini menambah sederetan panjang kasus bunuh diri yang belakangan menjadi fenomena buruk di kabupaten Manggarai Timur,  namun samasekali belum mendapat perhatian serius dari stakeholder terkait.

Praktisi dan Konsultan Psikologi, Jefrin Haryanto, menjelaskan semua tentu kecewa karena sederetan peristiwa bunuh diri kembali terjadi di kabupaten Manggarai Timur.

Baca Juga: Astaga!! Ternyata Ini yang Terjadi Pada Kepala Desa Benteng Rampas Sebelum Ditemukan Bunuh Diri

“Peristiwa ini kembali menjadi ‘tamparan’ serius bagi banyak pihak,” kata Jefrin saat dihubungi media ini, Rabu (25/05/2022).

Menurutnya, situasi seperti ini akan semakin memburuk karena pelakunya adalah orang ternama, dikenal banyak orang dan punya jabatan seperti artis, termasuk kepala desa.

“Ini bisa menjadi semacam "role model" bagi pengikutnya, bagi penggemarnya atau bagi orang yang lebih muda,” kata Pengasuh kolom psikologi Sangjiwa itu.

Menurutnya, orang yang melakukan tindakan bunuh diri itu bukan karena ingin mati.

Baca Juga: Kades Benteng Rampas Bunuh Diri

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X