• Sabtu, 2 Juli 2022

Kejati NTT Diminta Dalami Dugaan Pemerasan Terhadap Kontraktor Oleh Oknum Pelaksana Teknis PUPR di NTT

- Kamis, 26 Mei 2022 | 11:02 WIB
Edi Hardum (Net)
Edi Hardum (Net)

Floreseditorial.com - Beberapa oknum pelaksana teknis Kementrian PUPR balai wilayah sungai Nusa Tenggara II bidang operasi dan pemiliharaan II wilayah Flores, diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah rekanan/kontraktor yang mengerjakan proyek Kementrian PUPR Tahun 2022.

Dugaan pemerasan ini diungkapkan oleh seorang rekanan yang mengerjakan proyek Kementrian PUPR Tahun 2022 dan mengaku dirinya kerap dimintai sejumlah uang oleh staf teknis Kementrian PUPR yang berkantor di Kupang, NTT.

Menurutnya, permintaan tersebut untuk akomodasi dan lainnya bagi sejumlah Staf teknis Kementrian PUPR yang berkantor di Kupang.

“Setiap pelaksana mereka bersama anggotanya datang ke wilayah Flores, mereka telepon agar menyiapkan biaya tiket pesawat untuk para pegawai tersebut. Hitung saja pak, kalau mereka datang dua atau tiga orang dikalikan dengan harga tiket pesawat sekarang, maka saya harus siapkan belasan juta uang untuk biaya tiket pesawat mereka. Belum dihitung lagi biaya tiket mereka pulang, padahal mereka ada SPPD," jelasnya pada, Sabtu (21/05/2022) lalu

Bukan hanya itu, menurut rekanan baru itu, mereka juga dibebankan dengan biaya kontrak yang sangat tinggi dan tak masuk akal.

"Sebagai rekanan baru, saya merasa biaya kontrak yang diminta dari tenaga teknis sudah sangat tinggi, ikut semau mereka saja pak," lanjutnya.

Baca Juga: Staf Pelaksana Teknis Kementrian PUPR Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Diduga Peras Sejumlah Kontraktor

Praktisi Hukum, Edi Hardum yang saat ini berdomisili di Jakarta pun turut menyorot kabar buruk tentang oknum Pelaksana Teknis Kementrian PUPR Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II yang Diduga telah memeras Sejumlah Kontraktor di Flores.

Ia berharap agar Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) maupun para penegak hukum lainnya untuk ‘turun tangan’ guna mendalami lebih lanjut perihal keluhan yang disampaikan kontraktor.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X