Mendag: Program Minyak Goreng Curah Rakyat seluruhnya berbasis digital

- Minggu, 5 Juni 2022 | 19:16 WIB
Mendag Muhammad Lutfi didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan meninjau pelaksanaan program Minyak Goreng Rakyat.  (Dok. Kemendag.go.id)
Mendag Muhammad Lutfi didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan meninjau pelaksanaan program Minyak Goreng Rakyat. (Dok. Kemendag.go.id)

Floreseditorial.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan bahwa seluruh proses pelaksanaan program minyak goreng curah rakyat (MGCR) berbasis digital dan memanfaatkan teknologi.

"Tujuan dari program ini adalah optimalisasi pendistribusian minyak goreng curah dengan harga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sehingga dapat diakses oleh masyarakat di seluruh Indonesia," kata Mendag saat konferensi pers secara virtual, Minggu.

Mendag memaparkan, Program MGCR menyediakan minyak goreng curah untuk rakyat sesuai dengan HET yang ditetapkan yaitu 14.000.

"Jadi dalam program ini, di mana pembelian menggunakan KTP untuk memastikan bahwa masyarakat yang memerlukan dapat mengakses minyak goreng curah tersebut," ujar Mendag.

Program tersebut melibatkan produsen minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebagai pemasok bahan baku minyak goreng, produsen minyak goreng sebagai pemasok minyak goreng curah, pelaku usaha jasa logistik eceran, dan distributor dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH), pengecer, serta eksportir.

Upaya optimalisasi dilakukan dengan pendistribusian minyak goreng curah di titik jual yang telah ditentukan secara proporsional.

Selain itu, lanjut Lutfi, penjualan kepada konsumen akan memanfaatkan sistem aplikasi digital maupun melalui distributor yang terdaftar dalam SIMIRAH.

Pokok pengaturan dari program MGCR yaitu penetapan kebutuhan minyak goreng curah, CPO, dan titik jual oleh Direktorat Jenderal hasil koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, pendaftaran dan penetapan produsen CPO dan minyak goreng, di mana seluruh produsen CPO, RBD, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein, dan Used Cooking Oil, wajib berpartisipasi dalam program MGCR.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda Metro Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:29 WIB

NTT Berpotensi Jadi Arab Saudi Kedua, Ada Apa?

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:19 WIB

Sekjen Partai Berkarya Tepis Kisruh Internal

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:47 WIB
X