Kejahatan Tender di Manggarai, Aparat Diminta Periksa Panitia Pokja

- Selasa, 28 Juni 2022 | 10:10 WIB
Edi Hardum (Net)
Edi Hardum (Net)

Floreseditorial.com - Sorotan terhadap buruknya kinerja Panitia tender proyek tahun 2022 di Kabupaten Manggarai hingga kini terus bergulir.

Bagaimana tidak, kuat dugaan, para anggota POKJA (Kelompok Kerja), Panitia Tender Tahun 2022 di Manggarai melakukan negosiasi untuk memenangkan perusahaan tertentu yang cacat dokumen.

Misalnya, paket Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah di Desa Papang dimenangkan oleh CV Consol Parsial, padahal masa belaku SBU perusahaan tersebut sudah kadaluarsa.

Baca Juga: Ini Bukti Dugaan Mafia Proyek Dalam Pemerintahan Hery Nabit, Pokja Menangkan CV yang SBU-nya Kadaluarsa 

Tak hanya itu, POKJA juga menganulir perusahaan yang telah dinyatakan menang proyek, seperti paket Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah di Desa Koak, kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai.

Padahal sebelumnya, pemerintah daerah kabupaten Manggarai telah memenangkan CV Nera Mose, meski diduga kuat tidak mengantongi Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sesuai ketentuan.

Praktisi Hukum Edi Hardum pun Minta Kejakasaan Negeri Manggarai Menindak aktor di balik mafia proyek di kabupaten Manggarai.

Baca Juga: Meski Sudah Ada Pemenang Tender, Pemkab Manggarai Tiba-tiba Batalkan Paket Proyek di Desa Koak, Ada Apa?

Ia meminta kejaksaan Manggarai memeriksa anggota pokja nakal di lingkup LPJK Manggarai, yang telah memenangkan perusahaan karena proses loby, bukan karena kelayakan.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Panglima TNI Kawal Kasus Yang Melibatkan Anggota TNI

Senin, 15 Agustus 2022 | 14:21 WIB

Ketua KPU Jelaskan Tiga Kategori Pendaftaran Parpol

Senin, 15 Agustus 2022 | 06:42 WIB
X