Relawan Dan Parpol Sama Pentingnya Bagi Jokowi

- Senin, 8 Agustus 2022 | 08:10 WIB
Arie Putra (kiri) dan Budi Adiputro (kedua kiri) selaku host, pengamat politik M. Qodari (kedua kanan)
Arie Putra (kiri) dan Budi Adiputro (kedua kiri) selaku host, pengamat politik M. Qodari (kedua kanan)

Floreseditorial.com - Pengamat politik M. Qodari mengatakan baik organ relawan maupun partai politik (parpol) sama penting dan diperhatikan oleh Presiden Joko Widodo terkait dukungan yang akan diberikannya pada calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2024 mendatang.

“Pak Jokowi kan berselancar di antara dua karang, karang partai dan karang relawan, dua-duanya sama-sama penting,” kata Qodari dalam diskusi publik yang diselenggarakan Total Politik bertajuk "Gelar Musra, Jokowi Pilih Siapa?", Jakarta Selatan, Senin.

Qodari mengatakan Jokowi menyadari salah satu basis kekuatannya adalah organ relawan yang disebutnya merupakan pengejawantahan rakyat Indonesia yang tidak terdaftar di parpol, namun di sisi lain ia tak menampik pula peranan penting partai politik dalam proses mekanisme formal pemerintahan.

Baca Juga: Sebagai Bentuk Dukungan BCA untuk TFS, Penenun Timor Diajak untuk Terapkan Konsep Ecofashion

“Peran partai politik penting dalam hal pengajuan semua proses pencalonan formal, mekanisme menjalankan pemerintahan kenegaraan itu lewat partai, DPR isinya partai,” ujarnya

Ia menyebut baik relawan dan parpol memiliki fungsi penting yang saling melengkapi sebagai wadah untuk menyerap aspirasi.

Qodari menyebut banyaknya jumlah organ relawan Jokowi sukses menopang kekuatan kepemimpinannya hingga mampu melahirkan fenomena kerelawanan.

Baca Juga: Wakil Gubernur Bali Hadiri Jamuan Di Kapal Perang India INS Sumedha

“Yang menang dari Pak Jokowi adalah fenomena kerelawanan yang muncul 2013, 2014, itu ternyata cukup awet,” katanya.

Ia optimis Jokowi akan menyerap agregasi aspirasi dari berbagai unsur terkait kemungkinan dukungan Pemilu 2024 mendatang, termasuk hasil Musyawarah Rakyat (musra) yang akan digagas sejumlah kelompok relawan Jokowi untuk menjaring nama calon presiden dan wakil presiden 2024 dalam waktu dekat.

“Poin saya adalah Pak Jokowi dalam mengarungi perjalanan menuju 2024 kan pasti tengok kiri, tengok kanan,” kata Qodari.

“Jadi menurut saya Pak Jokowi sangat memperhatikan musra apa yang terjadi dan bagaimana nanti hasilnya,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya pada Jumat (29/7), Ketua Umum Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Mustar Bona Ventura mengatakan bahwa sejumlah kelompok relawan mengundang Presiden RI Joko Widodo untuk menghadiri Musyawarah Rakyat yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yang rencananya akan dilakukan di 34 Provinsi untuk menjaring nama Calon Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Rancang Aturan Berinvestasi di IKN

Jumat, 30 September 2022 | 10:30 WIB

Agas - Sipri Tak Bisa ‘Kawin’

Kamis, 29 September 2022 | 22:33 WIB

PAN Manggarai Timur, Punya Banyak Kursi Tapi Kalah

Kamis, 29 September 2022 | 12:58 WIB
X