KSP Pastikan Penanganan Dampak Cuaca Ekstrem Lanny Jaya Berjalan Baik

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:36 WIB
Dampak kekeringan yang dialami masyarakat di Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua akibat fenomena embun beku.
Dampak kekeringan yang dialami masyarakat di Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua akibat fenomena embun beku.

Floreseditorial.com - Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani memastikan penanganan dampak cuaca ekstrem di Kabupaten Lanny Jaya, Papua, berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) terkait bersama pemerintah daerah (pemda) setempat telah melakukan langkah cepat tanggap, terutama dalam pendistribusian bantuan bagi masyarakat yang menjadi korban terdampak cuaca ekstrem, berupa bahan pangan yakni beras, makanan siap saji, selimut, dan pakaian.

"Pemerintah melalui Kemensos yang berkoordinasi dengan Kemendagri, BNPB, dan pemerintah daerah setempat sudah melakukan pendistribusian bantuan dengan baik. Bahkan, penyaluran bantuan di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau pun bisa dilakukan meski harus dengan berjalan kaki," kata Jaleswari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR Dorong Optimalisasi Potensi Desa Untuk Kesejahteraan

Dia membantah masyarakat setempat kekurangan bahan makanan dan mengalami kelaparan, hingga ada yang meninggal dunia. Menurutnya, warga yang meninggal karena sakit.

Dia juga meminta seluruh pihak untuk tidak mempolitisasi peristiwa cuaca ekstrem berupa fenomena embun beku di Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Dia berharap tidak ada pihak-pihak yang memunculkan informasi dan foto yang tidak aktual serta tidak berhubungan dengan kondisi cuaca ekstrem di Lanny Jaya.

"Tudingan dan politisasi itu menafikan upaya pemerintah daerah dan kementerian/lembaga dalam penanganan dampak cuaca ekstrem di Lanny Jaya," tegasnya.

Jaleswari menegaskan Presiden Joko Widodo bersama seluruh jajaran tidak pernah lelah memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Baca Juga: Timsus Polri Ungkap Fakta di Balik Kematian Brigadir J, Ternyata Ini yang Terjadi

Hal tersebut dibuktikan dengan penerbitan berbagai kebijakan terkait percepatan pembangunan di Papua, seperti Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat Papua dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah melalui KSP juga mendorong pemda wilayah pegunungan Papua untuk memperkuat ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan pertanian guna memproduksi beras atau komoditas lainnya.

"Sehingga, jika terjadi krisis pangan akibat cuaca ekstrem seperti di Lanny Jaya, daerah-daerah sekitar bisa menunjang ketersediaan pangannya," ujarnya.

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengacara Lukas Enembe Disomasi Gubernur Papua Barat

Selasa, 27 September 2022 | 14:10 WIB

Berikut Cara Mudah Daftar Jadi Guru ASN PPPK 2022

Selasa, 27 September 2022 | 10:14 WIB

Pelaku Pembobol ATM Diringkus Polres Sukabumi

Selasa, 27 September 2022 | 08:00 WIB

Fosil Asli Gajah Mada Ada di NTT, ini Alamat Lengkapnya

Selasa, 27 September 2022 | 06:08 WIB

Aksi Solidaritas Warga Colol Bangun Jembatan Gantung

Senin, 26 September 2022 | 19:48 WIB
X