Lahan yang Terbakar di Labuan Bajo Ternyata Kawasan Perlindungan Satwa Dilindungi Termasuk Komodo

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 14:15 WIB
Kobaran api masih terus melahap savana di Gunung Kemeu, Desa Macang Tanggar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Jumat (19/8/2022). (Dokumen warga)
Kobaran api masih terus melahap savana di Gunung Kemeu, Desa Macang Tanggar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Jumat (19/8/2022). (Dokumen warga)

Floreseditorial.com - Lahan yang dilaporkan terbakar pada Jumat (19/8/2022) malam adalah Cagar Alam Wae Wuul merupakan bagian dari World Heritage sebagai Kawasan perlindungan Komodo, di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

"Cagar Alam Wae Wuul merupakan bagian dari World Heritage sebagai Kawasan perlindungan Komodo dan satwa dilindungi lainnya. Oleh karena itu diharapkan agar para pihak bersama-sama tetap waspada dan mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan, khususnya di musim kemarau ini," jelas Kepala Balai Besar  Konservasi Sumber Daya Alam NTT, Arief Mahmud, dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu siang.

Baca Juga: Sempat Viral, Karyawan Alfamart yang Rekam Pengutil Cokelat Kini Naik Jabatan

Ia mengatakan, tidak ada kematian satwa dan tegakan pohon yang terbakar akibat kebakaran tersebut.

Ia menjelaskan, petugas Resort Labuan Bajo, Balai Besar KSDA NTT menerima laporan dari masyarakat Kampung Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, bahwa telah terjadi kebakaran pada Kawasan Cagar Alam Wae Wuul tepatnya di sekitar Gunung Kemuh, Gunung Menjerite, Talbalo dan Kampung Mboeras pada titik koordinat 8°33'29,0" S dan 119°49°33,6” E.

Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas dari masyarakat, kebakaran diperkirakan mulai terjadi pada pukul 17.30 Wita. Awal kebakaran terpantau mulai dari Gunung Menjerite dan api menyebar ke wilayah Mboeras, Gunung Kemuh, serta Talbalo.

Baca Juga: Keren, Ada Gambar Taman Nasional Komodo di Pecahan Uang Rp 50 Ribu yang Baru

"Menindaklanjuti informasi dari masyarakat tersebut, petugas lapangan Resort Labuan Bajo melaporkan kepada Kepala SKW III, Kepala Bidang II dan Kepela Balai Besar KSDA NTT dan kemudian Kepala Balai Besar KSDA NTT memerintahkan seluruh jajaran untuk berkoordinasi dengan para pihak, antara lain Pemerintah Desa Macang Tanggar, Polsek Komodo, Anggota Masyarakat Mitra Polhut, Anggota Masyarakat Peduli Api, dan pemuda Kampung Menjaga untuk bersama-sama memadamkan api ke lokasi kejadian kebakaran hutan," katanya.

Ia menyebut, kebakaran itu terjadi berturut-turut pada pukul 01.00 Wita, 02.45 Wita, dan 04.45 Wita. Api di sekitar Kampung Mboeras, Gunung Kemuh dan Talbalo telah dapat dipadamkan.

Halaman:

Editor: Paulus Jehaman

Tags

Terkini

Capai UHC, Jadi Kado HUT-15 Kabupaten Manggarai Timur

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:42 WIB

4 Rumah Warga Borong Hangus Terbakar

Kamis, 24 November 2022 | 17:03 WIB

Ini Jadwal Kapal Seputar NTT Kamis 24 November 2022

Rabu, 23 November 2022 | 19:58 WIB
X