Ambil Langkah Serius, Manajemen Media bali.poskota.id Laporkan Koordianus Lado ke Dewan Pers

- Jumat, 23 September 2022 | 17:45 WIB
Direktur Pemberitaan bali.poskota.co.id Emanuel Dewata Oja (Ist)
Direktur Pemberitaan bali.poskota.co.id Emanuel Dewata Oja (Ist)

Floreseditorial.com - Direktur Pemberitaan bali.poskota.co.id Emanuel Dewata Oja akhirnya buka suara perihal sengkarut yang menimpa jurnalisnya yang bertugas di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam keterangannya saat dihubungi Floreseditorial.com, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali itu menjelaskan, saling mengkritisi sesama wartawan itu baik adanya.

“Tetapi kalau sudah melayangkan tuduhan bahwa ada wartawan mengancam wartawan, perlu diperlihatkan secara naratif mana kalimat yang diucapkan yang merupakan ancaman verbal, ” kata Emanuel Dewata Oja, Jumat (23/09).

Baca Juga: Sempat Viral dengan Kasus Pemerasan Kepsek SDK Kedindi di Reo, Kordianus Lado Kembali Tersangkut Masalah Ini

Menurutnya, hasil kajian tim media bali.poskota.co.id, berita yang ditulis Kordianus Lado di media Liputankepri.com sangat tidak memenuhi standar karya jurnalistik.

“Karena itu, Saya meminta Rio, jurnalis bali.poskota.co.id di Labuan Bajo untuk segera mengadukan wartawan yang bernama Kordi tersebut bersama medianya ke Dewan Pers, terkait pelanggaran Kode Etik jurnalistik, terutama menyangkut pasal (1) Kode Etik Jurnalistik yaitu Wartawan bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat berimbang dan tidak beritikad buruk. Harusnya ada konfirmasi kembali kepada Rio atas tudingan pengancaman tersebut, ” katanya.

Ia menambahkan, pelanggaran berikutnya adalah Asas praduga tak bersalah. Menurutnya, seharusnya wartawan yang menulis tersebut menghormati asas praduga tak bersalah yang prakteknya harus menggunakan inisial saja.

“Biarkan Dewan Pers menilai apakah berita tentang Rio tersebut dapat dikategorikan sebagai produk Pers. Karena Media yang beritanya disebut produk Pers harus memenuhi standar aturan Dewan Pers yaitu memiliki Badan Hukum Pers dan harus terdaftar di Dewan Pers, ” katanya.

Baca Juga: Ancam Tulis Berita Dana BOS, Wartawan di Manggarai Peras Kepsek Hingga Rp 5 Juta

Halaman:

Editor: Redaksi FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSP: Mempercepat Pembebasan Jalan Pansela Jatim

Jumat, 7 Oktober 2022 | 05:50 WIB

Polda Bali Tingkatkan Pengamanan KTT G20

Jumat, 7 Oktober 2022 | 05:00 WIB
X