FHI: Kepalah Derah Jangan Ego, Ingin Terus Kerjakan Honorer Tapi Status dan Gaji Gak Jelas

- Senin, 26 September 2022 | 09:38 WIB
Ketua Perkumpulan Honorer Indonesia (PHI) (Floreseditorial.com)
Ketua Perkumpulan Honorer Indonesia (PHI) (Floreseditorial.com)

Floreseditorial.com- Pemerintah beberapa waktu lalu telah meminta instansi pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan pemetaan terkait pegawai non-ASN yang bisa diikutsertakan dalam seleksi CPNS maupun PPPK.

Ketua Forum Honorer Indonesia Sumatera Yusak, sepakat dengan upaya penghapusan tenaga non-aparatur sipil negara (non-ASN) 2023.

Dia menuturkan, dengan penghapusan honorer, pemda akan lebih bertanggung jawab.

Baca Juga: Penghapusan Honorer 'Diteriaki' Banyak Bupati, Menpan RB Beri Jawaban, Ada Signal Batal?

"Kepala daerah banyak yang lebih suka honorer. Mereka ingin pekerjakan honorer tanpa jelas statusnya, apalagi kesejahteraannya," kata Yusak dikutip JPNN.com (25/9).

Secara pribadi, Yusak sangat setuju dengan rencana penghapusan honorer. Artinya, akan ada perubahan status honorer menjadi ASN. 

Yusak sangat tidak sependapat dengan beberapa kepala daerah yang menolak wacana keputusan pemerintah pusat untuk menghapus nama honorer.

Baca Juga: Berikut Kriteria Tenaga Honorer yang akan Lolos Pendataan Non ASN 2022, Apa Saja Ya?

Karena Dengan menolak penghapusan honorer, itu bisa berarti ingin honorer tetap dengan keadaan sekarang. 

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Rumah Warga Borong Hangus Terbakar

Kamis, 24 November 2022 | 17:03 WIB

Ini Jadwal Kapal Seputar NTT Kamis 24 November 2022

Rabu, 23 November 2022 | 19:58 WIB

Ki Joko Bodo Meninggal Dunia

Selasa, 22 November 2022 | 11:35 WIB
X