Pemerintah Diminta Lakukan Hal Tersebut, Sebelum Naikan Cukai Rokok Tahun Depan

- Kamis, 29 September 2022 | 08:10 WIB
Pemerintah Diminta Lakukan Hal Tersebut, Sebelum Naikan Cukai Rokok Tahun Depan
Pemerintah Diminta Lakukan Hal Tersebut, Sebelum Naikan Cukai Rokok Tahun Depan

Floreseditorial.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi meminta kepada Pemerintah untuk melakukan kajian sebelum memutuskan menaikkan kembali cukai rokok pada tahun depan.

"Jangan hanya karena mengejar target pendapatan, nasib petani diabaikan. Buat kebijakan yang sebijak-bijaknya, apalagi mengingat tantangan ekonomi ke depan juga akan makin berat pascapandemi. Perlu jalan tengah. Itu tidak bisa hanya mempertimbangkan satu sisi saja,” kata Sekretaris Fraksi PPP DPR RI ini dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu,

Baca Juga: Heboh Tudingan Jaksa Agung Jadi Sarang Mafia, Alvien Lim Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Dikatakan pula bahwa publik telah dikejutkan dengan insiden pembakaran truk bermuatan tembakau di Madura beberapa waktu lalu. Anggota dewan dari Dapil Madura itu berharap kejadian tersebut tidak sampai terulang, apalagi hingga ada aksi balasan dari daerah lain.

Insiden itu, menurut dia, harus menjadi momentum pemerintah untuk membenahi industri tembakau secara menyeluruh dengan mempertimbangkan nasib para pelaku industri tembakau.

Baca Juga: Ternyata Fosil Gajah Mada di Lembata, NTT, Sudah Diteliti Para Ahli, Begini Hasilnya

"Terus terang kami sangat prihatin dengan terjadinya insiden tersebut. Kami menangkap ada kegelisahan yang kuat dari para petani atas nasib dan masa depan mereka ke depan, terutama terkait dengan beberapa kebijakan maupun rencana kebijakan yang telah dan akan dibuat pemerintah terkait dengan pertembakauan," kata Baidowi.

Rencana pemerintah menaikkan cukai rokok pada tahun depan mendapat sorotan dari berbagai pihak. Mereka meminta pemerintah mempertimbangkan berbagai sisi yang terlibat dan terkait dalam kebijakan cukai rokok.

"Pemerintah perlu memutuskan kenaikan cukai rokok itu secara berimbang dengan melakukan rembuk bersama dengan semua pemangku kepentingan," kata peneliti Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Imanina Eka Dalilah.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KIB Diyakini Segera Matangkan Capres-Cawapres

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:19 WIB
X