Yulin, wanita yang diselamatkan anggota Brimob Sub Den 2 Den Pelopor Manggarai saat akan bunuh diri di jembatan Wae Garit (Foto: Istimewa)

FLORESEDITORIAL.COM, RUTENG
Yulin, Wanita yang diketahui ingin mengakhiri hidupnya di Jembatan Wae Garit, Kelurahan Wali, kabupaten Manggarai pada Rabu (09/01/2018) juga ternyata pernah ingin melakukan tindakan serupa pada bulan Juni tahun 2018 silam.

Informasi yang dihimpun media melaui Dortea Mumul menjelaskan bahwa, menantunya itu pernah ingin bunuh diri di jembatan Wae Jejor bulan Juni tahun 2018 silam.

“Dia juga pernah mau bunuh diri pada bulan Juni lalu di Jembatan Wae Jejor,” kata Dortea mamul saat ditemui di kediamannya di Desa Compang namut, Kecamatan Ruteng.

Ia memastikan bahwa pelaku percobaan bunuh diri tersebut adalah istri dari anaknya.

“Namanya Yulin, dari kampung Poco rambe,” jelas Dortea.

Menurutnya pelaku sudah setahun tinggal bersama anaknya meski tanpa ikatan perkawinan yang sah.

“Mereka tinggal di rumah sendiri, dibelakang rumah saya dan belum punya anak,” ungkapnya.

Ia berujar bahwa sekitar pukul 08.00 WITA, menantunya itu keluar dari rumahnya hendak berangkat kerja di sebuah rumah makan di kampung Ka, Kelurahan Wali.

“Sebelum berangkat pelaku diberikan uang transport oleh suaminya, mereka tidak ada masalah,” jelasnya.

Setelah mengetahui kejadian percobaan bunuh diri tersebut pihak keluarga bergegas menuju ke Wae Garit dan saat ini berada di RSUD Ben Mboi untuk mendampingi pelaku.

Untuk diketahui anggota Brimob Sub Den 2 Den Pelopor Manggarai berhasil menggagalkan aksi nekat Yulin yang ingin bunuh diri di Jembatan Wae Garit, Kelurahan Wali, Kabupaten Manggarai pada Rabu (09/01/2019).

Aksi tersebut digagalkan oleh anggota Brimob Sub Den 2 Den Pelopor Manggarai BRIGPOL Moris Laana yang saat itu sedang melintasi jalan tersebut saat akan pergi ke Mako Brimob Cancar dengan menggunakan mobil operasional Brimob.

“Korban berhasil diselamatkan saat sedang tertidur diatas Jembatan dengan posisi muka menghadap keatas, kedua tangan terikat menggunakan tali Nilon warna biru,” kata Humas Polres Manggarai IPDA Daniel Djihu saat dikonfirmasi media ini pada Rabu (09/01/2019).

Kata Daniel, setelah menyelamat korban ia langsung membawa korban ke Mapolres Manggarai guna mendapat penanganan lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan korban dibawa ke RSUD dr. BEN MBOI oleh Kanit SPKT II BRIPKA Nyongen Titawano bersama anggota guna mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Lapisan : Hardy Sungkang

Komentar Anda?

Komentar Anda?