Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga mencoba membersihkan kawasan terdampak longsor (Foto: TeamYPF)

FLORESEDITORIAL.COM, ENDE – Genap tiga hari sudah, ruas Jalan yang menghubungkan kecamatan Lepembusu Kelisoke menuju Kecamatan Kota Baru kabupaten Ende tertimbun longsor.

Longsor di kawasan tersebut terjadi sejak Selasa (05/02/2019) lalu.

Meski demikian, hingga kini pemerintah kabupaten Ende samasekali belum bersikap untuk mengatasi longsor di kawasan tersebut.

Longsoran terjadi tepatnya di Riani Wolore A Desa Tiwu Sora yang diakibatkan karena hujan yang terus menghantam wilayah tersebut.

Kapada media salah satu warga Lepembusu Kelisoke, Markus Liberius Gara mengatakan bahwa longsor mengakibatkan aktivitas masyarakat terhambat.

“Longsor sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu, meskipun masyarakat sudah bergotong royong membersihkanya tetapi sampai dengan sejauh ini belum bisa diselesaikan karena keterbatasan fasilitas untuk membersihkan area longsor,” tandasnya.

Harapan besar masyarakat Kec. Lepembusu Kelisoke, katanya lebih lanjut, pemerintah kabupaten Ende segera membersihkan ruas jalan tersebut.

“Agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkap Markus penuh harap.

Sedangkan Nikolaus Wae mengatakan bahwa Longsor yang terjadi di wilayah tersebut seharusnya bisa diatasi secara cepat.

“Hal ini yang membuat masyarakat menilai pemerintah terkesan tidak peduli. Oleh karena itu kami berharap dinas PU untuk segera membantu masyarakat dengan membersihkan area terdampak longsor yang yang sudah menutupi badan jalan,” tukas Nikolaus Wea.

Laporan : Nikolaus Tari.

Tinggalkan Balasan