Tak Berkategori

Minggu, 26 Mei 2019 - 20:08 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi : Net

Ilustrasi : Net

Sudah 5 Bulan, Honor Guru Bosda di Matim Belum Dibayar

Floreseditorial.com, Borong – Sudah 5 bulan di tahun 2019, ribuan guru Bosda di Kabupaten Manggarai Timur, NTT belum menerima honor. 

Pasalnya, honor yang belum dibayar terhitung sejak Janurai hingga Mei 2019. 

“Khusus kami yang guru Bosda sudah 5 bulan belum terima honor pak. Tidak tahu juga apa alasannya. Sampai saat ini kami belum mendapat informasi terkait lambatnya pencairan honor guru Bosda tahun 2019. Belum dicair atau memang tidak dicair untuk tahun ini,” ujar salah seorang guru Bosda di Matim yang enggan menyebut namanya kepada media ini, Sabtu (25/5/2019). 

Ia mengaku, dalam kurun waktu 5 bulan, ia bersama teman lainnya tidak mendapatkan honor lain dari sekolah. Guru Bosda di Manggarai Timur memang tidak mendapat insentif lain selain dari dana Bosda. 

Loading...

“Khusus kami yang Bosda tidak dapat honor dari uang komite sekolah. Kami hanya tunggu dana Bosda saja. Tetapi, karena sudah terlalu lama tidak cair, kami mau makan apa. Dapat uang dari mana?” ungkapnya. 

Ia mengatakan, selama 5 bulan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan berutang di kios yang ada di kampungnya. 

“Mau beli beras, terpaksa saya bon saja dulu pak. Kalau tidak istri dan anak saya mati,” kata guru Bosda itu. 

“Saya harap dengan bantuan media massa honor guru Bosda di Matim bisa segera diproses. Kasian juga kami punya hidup ini,” tutupnya.

Sementara kepala dinas pendidikan kabupaten Manggarai Timur Basilius Teto kepada Floreseditorial.com menjelaskan bahwa Keterlambatan terjadi karena perubahan penjabaran anggaran.

“Semula guru insentif hanya diakomodir 928 namun setelah dlakukan rapat bersama DPRD maka seluruh guru yang dapat bosda tahun 2018 harus diakomodir kembali sehingga terjadi perubahan penjabaran anggaran,” kata Basilius Teto, Minggu (26/05/2019).

Karenanya, kata Teto, proses perubahan ini membutuhkan waktu agak lama.

“Namun sekarang informasi dari bank penyalur, gaji sudah diproses dan mungkin sudah masuk di rekening masing – masing,” tukas Basilius Teto.

Laporan : Yon Sahaja

Artikel ini telah dibaca 375 kali

Baca Lainnya