Cheap NFL Jerseys From China Cheap Jerseys Wholesale Jerseys

Headline NGADA

Selasa, 4 Agustus 2020 - 23:02 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Tersangka TS dan RP, saat turun dari mobil tahanan kejaksaan menuju Rutan Kelas II B Bajawa. (Foto: Wim de Rozari)

Tersangka TS dan RP, saat turun dari mobil tahanan kejaksaan menuju Rutan Kelas II B Bajawa. (Foto: Wim de Rozari)

Menuju Pensiun, Kadis PU Ngada Malah Masuk Penjara

Bajawa, floreseditorial.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ngada, Tewe Silvester (TS), yang pada November 2020 akan memasuki masa purna bakti atau pensiun, ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Bajawa,Senin (3/8/2020). Silvester Tewe, ditahan bersama tersangka korupsi lainnya yakni, Romualdus Pera (RP), selaku kuasa Direktur PT. Brand Mandiri Sentosa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan peningkatan jalan Dorarapu Dhoki Matawae, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada tahun 2018.

Penahanan terhadap dua orang tersangka dilakukan setelah pihak Kejaksaan Negeri Ngada melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersebut, sejak pukul 10.00 hingga 13.30 Wita. Didampingi penasehat hukum tersangka masing-masing, tersangka TS didampingi pengacara, Agustinus Bhara S.H dan tersangka RP didampingi pengacara Rian Watungadha.

Setelah dilakukan rapid test oleh petugas RSUD Bajawa dan dinyatakan non reaktif, dengan menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Bajawa, keduanya langsung diantar menuju Rutan Bajawa, dikawal empat anggota Polres Ngada dan jaksa dari Kejari Ngada.

Dalam konferensi pers usai mengantar kedua tersangka tersebut di Rutan Bajawa, Kajari Ngada, Ade Indrawan, didampingi sejumlah Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri Ngada, menjelaskan, Kejaksaan Negeri Ngada selaku penyidik, menahan kedua tersangka yakni tersangka RP dengan Nomor: Prin-02/N.3.18/FD.I/08/2020 tanggal 3 Agustus 2020 dan tersangka TS Nomor: Prin-01/N.3.18/FD.1/08/2020 tanggal 3 Agustus 2020 selama 20 hari pertama, tanggal 3 – 20 Agustus 2020.

Dijelaskan, berdasarkan hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP dan hasil temuan tim penyidik, dua tersangka tersebut telah melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar kurang lebih Rp 390.000.000, dimana hasil tersebut memiliki kemungkinan bertambah berdasarkan perhitungan Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Ngada, mencapai nilai kurang lebih Rp 600.000.000.

“Kami akan mengumumkan tambahan tersangka baru, sekaligus dibarengi penahanan dalam waktu kurang dari satu bulan, agar bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang, berbarengan dengan dua tersangka terdahulu yang saat ini tak ditahan di Rutan Bajawa yakni, TS dan RP,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga mengumumkan perubahan status Penyelidikan Pembangunan GOR Bure-Bajawa Tahun Anggaran 2017 yang statusnya naik menjadi Penyidikan, juga sedang melakukan penyidikan dugaan penyimpangan penggunaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BRI Kabupaten Ngada.

Kejaksaan Negeri Ngada juga merencanakan akan membuka penyelidikan dalam minggu ini terhadap kegiatan Pembangunan Jembatan Tahun Anggaran 2018-2019 dan Pembangunan Jalan Hotmiks Tahun Anggaran 2018-2019. (wim)

Artikel ini telah dibaca 1363 kali

Baca Lainnya
x